Rabu, 30 Desember 2009

sulitkah melangkah searah

tampaknya tak ada beda antara kau dan aku
antara dia dan mereka
antara kita dan mereka
tapi kenapa begitu tinggi pencapaian tujuan
bukankah sama-sama menuju ke satu arah
bukankah tujuannya adalah ke dunia yang sama
kenapa berbelok ke kanan
berputar ke kiri
mundur ke selatan
dan kenapa tidak ke arah timur saja
melawan arah matahari terbit
entahlah kenapa terasa bersembunyi
harusnya datang boleh dari arah yang berlainan
toh tujuannya sama
kenapa tak pergi ke arah yang sama
kenapa berangkat sendiri-sendiri
tak bisakah kita berbagi bekal ?
ya Allah....sulitkah ini untuk diterima
kenapa dari mulutku juga susah mengucapkan
"Mari Jalan Bersama Teman"
menjalankan titahNya dengan langkah kita
ya Allah....
seadil-adilNya yang mengadiliku kelak

1+03Zz
31 des'09

Rabu, 18 November 2009

MENGENALMU

mengetuk pintu...
bagai duka yang dipendam oleh seorang tawanan
yang terpenjara lama sekali dalam kegelapan
yang meraung-raung kehausan
mencari cela untuk bernafas
sekarat bagai di sahara gersang
hati pun terkikis sedikit oleh kegusaran kecil
mencoba menampiknya dari kenyataan
mawar merah yang berduri menikam
selongsong tanganku berlumur getah
getah dari darah-darah pembusuk dunia
meraih pengharapan bersar
terselamatkan di atas menara kubah emas
menyentuh rumahNya
rumah berlimpah berkah
berhiasakan melebihi sutra
lantunan ayatNya mengema

Selasa, 03 November 2009

SANG PENAKLUK MALAM

buta-buta malam mengiba
mengiba-iba padaMu hai penakluk malam
cucuranku airmata
tumpah banjiri alas sajadah

Tuhanku mengaduku...
mengadu..aduh..aduh..
lenyap tapi aku hanya berharap
hatiku ya Rob Kau naungi
selimuti sentuhan ridhoMu
biarlah aku tak berdaya
jika kehendakMu yang berkuasa
biarkan aku berkaca-kaca
jika belum Kau bukakan pintu ampunMu

aku meleburkan segala kehinaan di hadapan malam
di sini saja ya Allah tempatku merindukan
merindu...sungguh merindu hidayahMu
singkirkan yang menghalangiku
yang seakan-akan begitu dekat tapi sangat jauh...
jauh y Allah jauh...

dunia yang bohong
ilmu yang sombong
hati-hati membatu
sejuta niatan semu

musnahkan
jika itu hanya menumpahkan dosaku
menambah-nambah
lalu tak akan bisa aku tukar
dengan kebajikan-kebajikan suci
pandang dari sudut manapun
aku tak kan mulia di kerajaanMu

ya Rob
penakluk malam
penghias cakrawala
senantiasa melukis awan
lalu lalang di langit-langit
berhiaskan bintang

betapa inginnya aku Kau jadikan kekasihMu
duh Allah penghias malam

25 sept'09
1+03Zz



Selasa, 27 Oktober 2009

KALAU CAPEK YA BERHENTI

di tepi nun jauh anakmu ini ibu
mengadu pada pesisir lautan
secuil gundaku menyatu
sederas pacu alir air membawaku kemari
ke pulau sebrang
sembari aku melenggangkan kaki
aku menapaki, ada sebelah hati ku tertambat...

mengayomi bak kanopi-kanopi yang menyejukkan
jiwaku bersenda gurau padanya
menjajaki tebing-tebing hatinya ibu...

jalanku makin jauh kini
atas restumu ibu
kuhaturkan sosoknya dihadapan janji
dan aku kuat untuk melangkah lebih jauh lagi

tapi ada yang salah meragu
kehampaanya masih melekat dibenakku
siapa aku baginya???
pertanyaan ini begitu mendera
...
aku semakin berlari
terus memekikan harapanku
terseok masih diambang pintu...
bekejar-kejaran terasa hatiku dengannya

tapi ibu
aku masih kuat
kalau pun capek
aku akan sejenak berhenti...
padamu ibu aku kembali mencintai

1+03Zz
28 10 09



Jumat, 25 September 2009

mengeja hati

terlewat sepucuk suratQ padaMu Allah
yang sengaja Q sembunyikan lewat lorong2 hati nan gulita
tak bisa kutengadahkan lagi dihadapanMu untuk Q adukan
hanyalah...bisa kutuliskan...
entah kenapa tak ada yang lain yang selalu dipikirkan
oleh hati oleh indra2 yang mengejang sebelum aku tertidur...
selalu namaMu Allah mengantarkan Q di atas ranjang mimpiQ
...untuk sanggup tenang bernafas
untuk sanggup bermimpi sembari perlahan menepi
hati semakin gunda ketika aku insaf akan ketakberdayaan ini
kembali racun hati menebarkan benih keegoisan...
mengulang2 yang tak sepatutnya dilakukan
hati yang mendustaiMu Allah
hati yang bimbang karena boleh jadi merasakannya adalah haram
hati yang tak memiliki kendali memupuskan hasrat
hati yang tak tentram kecuali jika pelukanMu adalah anugrah Allah

Ya Rob lalu hatiku harus diartikan seperti apa lagi???
bagaimana harus aku eja???

26 sept '09
1+03Zz

Selasa, 18 Agustus 2009

lonely-lonely road...

lonely-lonely road...
tra la...cuppha...cuppha...

yang berdiam diri
seribu kali meratapi
berpasrah menepi..
menghindari peri peri
menyambut pagi lagi
bilang padanya aku mampu menari
tanpa sendumu aku bebas bergemuruh
mati tetap ada di hati
tapi pergilah jauh
pelangi mewarnai warna-warna hati

suka cita lonely-lonely road
menapaki lonely-lonly road

by:1+03Zz







i’m alone here…

seperti hidup yang tak habis…

meski telah kutenggak….

bergelas-gelas air di laut yang asin

sampai ….

aku menikmati betapa kesendirian ini

begitu….tak menentu…

kadang kala…

hambar kujalani

setapak yang curam…

namun tak letih juga ku daki keterjalan lereng yang curam…

di luar sana..

angin menghuyungkan tubuhku… terbang…

mimpiku yang sebentar-sebentar hilang….

terbawa olehnya…

tersesat di muara…yang tak terbatas…

31 des’08

1+03Zz

Rabu, 12 Agustus 2009

PENGHARAPAN JANUR KUNING

simpul kembang pipi merona
hati terenyuh ditinggalkan pasangan
karena cinta tertukar untuk sebuah kenangan

lalu alunan elektone hentakkan gendang telingaku
tapi bukan aku, sekedar terbujur layu
gerai seleyer-seleyer tenda melembai
menghimpun pesta malam ini
tapi bukan aku, sang permaisuri
bersenda gurau dengan suami
jabat tangan tetua
tapi bukan aku, yang meminta restu mereka

membuatku terhanyut syahdunya kesaklaran cinta
angin pun menjadi gema-gema dibalik hatiku
suara itu bergemuruh kencang di dadaku

ada satu pengharapan besar melintasi waktu
waktuku yang berdetak semakin cepat menguraikan usiaku
dimana hendak kusinggahkan
pengharapanku atas janur kuningku

inspired by my friend CeBonK
09 agust'09
1+03Zz


permen cinta beda rasa

simpul kembang pipi merona
hati terenyuh ditinggalkan pasangan
karena cinta tertukar untuk sebuah kenangan

indah kini, harus saya katakan tak lagi
yang meliputi aku
spirit yang menjadikan power
yang mulai terbiasa dengan tingkah polamu
lucu mimikmu
saya salut dengan ketangguhanmu
namun kita hanya manusia
dan Tuhan memberikan kejutan
luar biasa kita tak menduganya
pada akhir yang tak bisa kita lampaui
hanya menjadi yang terkenang kini

saya tahu, kita belumlah jadi yang pantas
karena Tuhan ternyata tak ingini
mengertikah,,, ?
sayang untuk cinta yang tulus
tak ada mengorbankan orang lain
tumbuhnya akan subur
hanya dengan kebesaran jiwamu
hanya dengan keterbukaan jalan pikiranmu

sudilah saya membuka diri
dengan segala kekosongan ini
sebelumnya terisi penuh dengan permen-permen cintamu
kini tak lagi permen itu saya konsumsi
mari kita cicipi permen cinta dengan berbeda rasa
karena kamu tak boleh membaginya lagi
dan saya akan mencari rasa yang lain
rasa yang menarik bagi diri saya

sekarangkah waktunya?
segera membingkai album masa lalu
biasakanlah untuk tak mencari lagi
yang terkenang biarkan melekat erat
hanya itu yang bisa kita berikan untuk cinta
untuk kasih sayang yang berharga bukan
dan kita sampai pada akhirnya pun
tak akan saling melukai
jiwa kita yang harus membesarkan cinta kita

14 feb '10
1+03Zz

Rabu, 15 Juli 2009

ALEYDIEN AT THE NIGHT

satu masa bercengkrama
bersenandung dan menggoreskan secarik larik
malam yang bernafas perlahan menjadi sunyi
senyap cahaya bulan pun meninggi...

tentang kegelisahannya kutangkap
tentang rasio-rasio yang membelitnya
tentang pertanyaanmu aleydien
wacananya begitu tersirat

keterasingan dibalik kebekuan
merajai satu malam di benakmu

aku tak tahu
tapi aku berhak untuk bertamu
pada siapa saja yang mengeluh

lantaran satu malam tak cukup menina bobokanmu
maka sendunya hatimu membumbung jauh

keras-keras bergumul pada diri
terpaku benalu dipinggir aspal terpaku

bukan cinta bukan sayang bukan apa dan siapa
yang kurasa kau hanya merindu saja
ya, ku katakan merindu...
aleydien begitu merindu

dia begitu bebas
tapi pandangannya lepas
tegar berpijak
tapi tersaruk-saruk pada kepayauan
sahabat cinta teman keluarga berpesta
tapi pora rianya tak terasa menghangatkan

kerena kerinduan yang dalam begitu mengharukanya
belum ia dapatkan
hakikinya sang khalik belumlah ia pegang
kerinduan belaian pencipta sulit mengetuknya

aleydien yang merindu
pada bisikan jiwa
langkahnya tetap durja
sampai kesekian kali bisa ia temukan

dan ia terus menari...
sampai tak bisa merasai
bagaimana tanganNya membelai jiwa...

16 jul '09
1+03Zz
thank's
inspired by...my friends aleydien

Jumat, 03 Juli 2009

HATI TAK BERTUAN

rumput-rumput patah terurai dari sabutnya
yang terpilin tinggalah lembaran rapuh
dan jatuh doaku yang sudah terpanjadkan
Dihamparan tanAh liatmu

membasahi gerai air mata
menyelimuti senja hati yang mendung
nian terbungkus harapan yang mati
cercahan kias-kias melambai
kesuraman pun membentang

olehku tersudut melunglai
hati siapa yang sedang tergadai
berserakan pada tanah yang membasah
mulai terserap ke rongga-rongga akar

tak bertuankah hatiku
tak menginginkan apapunkah aku
terlelap dan hilang
terpejam

kehendakMu yang Agung
keMaha BesaranMu
kekuatan hatiku yang terpotong-potong

jangan lenyapkan ini
cobakah tersisa ingin
bertuan meraba nikmatMu
bertuan merasakan dahagaku
sesak nafasku

hati tak bertuan
pemilik orang-orang mati rasa

singkirkan
hindarkan....

masih ingin kurasakan
hatiku yang bertuan

05 juli 09
1+03Zz



Rabu, 01 Juli 2009

ajarkan bahasamu

lihat dirimu...
terkesima
sejenak beranjak...
perpaling muka
tanda anti menerima
apakah terauma...
mana aku sangka
dan terang menerangiku
lalu berkecamuk
macam-macam gulatan membelit otak kiriku
sedikit demi sedikit
masuk ditengah adatmu
hati-hati berjinjit
takutnya semakin anti pati

kuanggap pedas awalnya
namun begitu seleranya
kucoba bermain santai
semakin mengemudi dengan lihai
dan aku tak bisa kau patahkan
mengangkat muka
dan kini mengajariku
bagaimana cara berkata-kata
dengan logad idiotmu

berisyarat
coba kau tandingi aku
bertautan
kembali aku kebingungan
tentu...
maka ajari aku
bagaimana berbicara denganmu...
tentu...
dengan mimik bahasamu

02 juli'09
1+03Zz

peduli...just it

tidak akan ada teman yang tertanam di hati...kalo tidak berbagi
setiap torehan dan sejuknya kepedulian adalah tanda mata bagi setiap org yg tak ternilai...
mengerti dan dimengerti sejalan dengan berputarnya siang dan malam
namun ketidaktenangan untuk tidak diterima sangat menyiksa

tak ada yang bisa ditunjukkan oleh seorang teman kecuali rasa ingin menolongnya
rasa dimana ada dan bersemayamnya kepedulian...

kebisuan hati dari raut muka tak akan bisa tergambar
meskipun senyum telah enyah
dan rasa tak ingin tahu mu memuncak...
ketahuilah...tak bisa menghindar lagi
karena di sekililing banyak yang memperhatikan...
dimana kamu berjalan...
bukan di hutan tersesat sendirian
dimana ada angin untuk sedikit menghela
dan sadar bahwa tak sendiri....

30 juni 09
1+03Zz

Jumat, 26 Juni 2009

bukan yang kukenal

kembali pada malam...
hingar bingarnya kubuang seketika...
yang luput oleh pantauan kata-kata...
tak lagi kugoreskan dalam pesannya...

bukan aku dalam benaknya
bukan juga suasana yang nyaris aku pikirkan

begitu saja...dan terbuang tanpa rasa...
yang mengabaikan keramahannya
dan tak berharap untuk mengenalnya

laut dan gunung
hutan dan gurun
seraya perbedaan yang membuatku sadar...
dia bukan sepertiku
dia juga tak ada dalam idealisku
mungkinkan menyesalinya...

sudah tak kupikirkan untuk sebait namanya
karena tak ada lagi ingin mengenalnya

bukanlah yang sring aku bayangkan...

15 juni 09
1+03Zz

tak sedikitpun melihat wajahnya

karena aku percaya bahwa mimpi itu bukan hanya sekedar mimpi..
dan rasa ingin tahuku tidak sekedar menepis begitu saja...

ketika aku mulai berharap bahwa kelak aku akan berjumpa...
mungkin rasanya begitu berkecamuk...
entah haru...
entah bahagia...
entah kecewa...
entah hanya sekedar menelan dan muntah begitu saja...

keadaan seperti apa nantinya aku tak akan pikirkan sekarang
dan waktu waktu berjalan aku juga tak pernah tahu...sejatinya
dan apa dalam hatinya
dan bagaimana pikirannya bekerja...
dan baik respon yang pura-pura wajar...atau yang keluar dari hatinya

tak pernah kujumpai dalam nyata...
dan hembusan angin mengantarkan suranya..
dan melalui kamar kamar sunyi aku bermimpi...

dimana seharusnya aku menyinggahi perapian yang begitu hangat
atau seperti bantal yang mennyenyakkan tidurku
bahkan sesegar air tawa riangnya...

15 juni '09
1+03Zz

kecewa...

malam menelan rasa...
karena pagi itu benar-benar menggila
dan meski setiap siang aku lewatkan tanpa aku menyesali rasa panas menyengati tubuhku
kali ini sungguh lebih dari itu
hiruk pikuknya cerah tak bisa aku rasakan
karena sepotong hatiku telah runyam...

emosi sedikit demi sedikit menderu lantang
tapi aku coba duduk sambil bersandar
begitu tak bersemangatnya aku karena terpatahkan oleh dunia yang tidak aku ingini untuk dipikirkan

disudut terdiamku aku ambigu
tanpa kucanangkan wajah merona bahkan terkunci sambil memutar-mutar mataku

simpatiku pun lenyap dan kandas sore itu hingga aku berpulang dengan menggenggam sesak di aliran darah
menguras perhatian yang tak begitu sedikit rupanya
dan kesal bertubi-tubi melanda
ingin berlari...berteriak...menyesali...

tidak aku tak sanggup...
betapa Allah meliputi hatiku yang terkoyak-koyak
tak sanggup menentang kucoba...
sungguh ingin kecewa
tapi berhakkah aku kecewa...
membingungkanku

4 mei '09
1+03Zz

Kamis, 21 Mei 2009

just stand up

kesempurnaan dalam kekurangan
untuk melangkah tiap bukit...
melompati gunung...
memutari bumi...
mengorbitkan hati dalam limbung...
cakrawala pun memayungi detik lewati sebagian hidup
yang tetatih...
berjalan...
berlari...
bahkan bernyanyi menghibur untuk tetap tersenyum...
seakan mendustai lebih banyak lagi...
kecekatan menghadapi bukan menghindari...
yang lumpuh coba berdiri...
tersandung juga tersakiti...
merintih...

21 mei '09
1+03Zz

just stand up

kesempurnaan dalam kekurangan
untuk melangkah tiap bukit...
melompati gunung...
memutari bumi...
mengorbitkan hati dalam limbung...
cakrawala pun memayungi detik lewati sebagian hidup
yang tetatih...
berjalan...
berlari...
bahkan bernyanyi menghibur untuk tetap tersenyum...
seakan mendustai lebih banyak lagi...
kecekatan menghadapi bukan menghindari...
yang lumpuh coba berdiri...
tersandung juga tersakiti...
merintih...

21 mei '09
1+03Zz

WANT TO SAY 9

beberapa waktu lalu aku melihat malam begitu menerawang

dan sempat membuat pantulan bulan tambak sempurna...

tak sesempurna bentuknya yang kurang mampat

tapi kapan aku bisa melihat malam-malam seperti itu lagi...

mungkin nanti malam belum tentu kutemukan lagi...

WANT TO SAY 8

sefatal apakah kesalahan itu hingga membuatmua benar-benar bersalah...
seberapa berat kegalaun itu membuatmua murung...

ketenangan itu akan muncul ketika kau benar-benar ikhlas...
untuk melepaskan rasa dilemamu...
dan memahami bahwa keputusan itu telah berlalu...

obat penenang seperti apa yang kau inginkan...
suasana seperti apa yang membuatmu senang
siapa orang yang membantumu untuk tetap tenang

...cukup hatimu bukan...

08 mei 09
1+03Zz

WANT TO SAY 7

banyak yang sulit diungkapkan dalam sejuta...misteri malam..

kadang...begitu sepi untuk menyadari bahwa sendiri
kadang juga ramai...tapi langit begitu senyap
kadang sangat sepi tapi karena hiasan malam jadi begitu meriah

malam adalah keadaan yang paling sering terlewatkan...

dan mungkin hanya sepersekian orang yang mendapatkan keindahan
untuk bisa bercerita dalam malam

21 mei 09
1+03Zz

Minggu, 10 Mei 2009

SAJAK PELUKIS MALAM

APA YANG DIKATAKAN PADA SAJAK-SAJAK PELUKIS MALAM
YANG TAKKAN LUPUT DARI SERUAN BULAN
DAN GEMERLAPNYA BINTANG
MEREKA TERLUKIS DIHAMPARAN KANVAS BERTABIR AWAN
MERASUKI DIPEKATNYA GELAP TERLARUT
YANG TERSIRAT DAN TERSURAT
PADA TUTUR UNTAIAN SEJUKNYA KATA
TIADA DUA SUNGGUH

KINI BUKANLAH ABJAD SEMATA MAKNA
NAMUN TERBIAS KINI KEHADIRANNYA MENJAJAKIKU
ENTAH KENAPA LEKAT-LEKAT DI BENAKKU
TIAP KALI KUTENGADA
BAHKAN HAMPIR KINI
HAMPIR SETIAP KEBERADAAN KESATUAN SISTEM ITU
MEMBUATKU SEMAKIN TAKJUB

DAN AKU MASIH TAK DAPAT BERKUTIK BAHKAN
UNTUK MENJAUHKAN PANDANG
KARENA KETIKA AKU MENGEJAPKAN MATA
AKU TAK MAMPU MELEWATKAN
MEREKA ATAU AKU YANG BEROTASI KIAN MENINGGI

TAK KAN AKU BOSAN


KAU TAHU!!! AKU BERSERU
KARENA AKU BEGITU TERPESONA
PADA SETIAP MALAM


09 MEI 09
1+03Zz

Kamis, 07 Mei 2009

BALUTAN MALAM

TAK SENGAJA KU TATAP LANGIT
LALU KUTEMUKAN BEGITU CEPAT BULAN ITU MUNCUL SEBELUM SENJA
BENTUK SABIT YANG TERPANCAR KUAT
TERNYATA MENYADARI BAHWA AWAL BULAN BARU
LALU BERIRINGAN AWAN BIRU TERTUTUPI DENGAN JINGGANYA SENJA
DAN SEMAKIN MALAM MENELAN WARNANYA

SUJUD SEMUA MEMBUMI DI ATAS KUMANDANG TAKBIR
DI BAWAH KESEGARAN DAHAGA MULAI BERLALU
DAN TERKESIAP GEMA-GEMA SHOLAWAT TERPANTUL
UNTUK KEDUA KALI TERSADAR....
JUMAT YANG ISTIMEWA
PUJIAN MENDENGUNGKAN SUARANYA DI BALIK KUBAH MASJID
DAN AKU TERMENUNG SEJENAK MENELAN HIDUP

MENAPAKI YANG BEGITU JAUH
NAMUN HEMBUSAN NAFAS INI BEGITU MEMBELAI KALBU
DIANUGERAHI UNTUK BISA MERASA
BAHWA...KEINDAHANNYA BEGITU MEMUKAUKU

SETELAH AKU KELUAR UNTUK MENENTANG AWAN
DISANA BINTANG BERMUNCULAN...
INDAHNYA TERENYUHKAN BATIN YANG RAPUH
DI SINILAH...NURANIKU BERADU

08 MEI'09
1+03Zz

WANT TO SAY 6

berguarukah engkau...!!!

sefatal apakah kesalahan itu hingga membuatmu benar-benar bersalah...
seberapa berat kegalaun itu membuatmua murung...

ketenangan itu akan muncul ketika kau benar2 ikhlas...untuk melepaskan rasa dilemamu...dan memahami bahwa keputusan itu telah berlalu...

obat penenang seperti apa yang kau inginkan...
suasana seperti apa yang membuatmu senang
siapa orang yang membantumu untuk tetap tenang

...cukup hatimu bukan...

08 mei 09
1+03Zz

Rabu, 06 Mei 2009

belenggumu

seberapa jauh aturan itu mengikatmu...
apakah sampai membelenggumu...

ataw sekedar...kau tak suka alur permainannya...
bahkan hanya ingin istirahat sejenak saja tak mampu...

siapa dirimu sesungguhnya...ketika aturan membelitmu
tak kah kau punya raga...
tak kah kau punya nyali...

apa masih pesimis untuk meronta...
bukankah...dirimu adalah yang membuat aturan


jangan-jangan kamulah...yang dipermainkan...

3 april 09
1+03Zz

limbung

tertinggal...

menjauh...

menghitung waktu...

kalender berjalan...

coba hilangkan ruang kosongnya

tapi beberapa lama...

datang ia...

semakin susah

aku harus...seperti apa...

begini

begitu...

???

dan ia pun tanpa dosa

memang tak ada dosa

tapi begitu berat...

01 Maret 09
1+03Zz

bagaimana aku...???

04/28/2009 6:19 pm

ALLAH...
apa yang terbersit dibenakq...
ketika q melihat begitu banyak sesuatu
yang jauh dari pikiranku dalam realita...dunia
sebagian kecil...dari manusia ingin berpijak
hanya untuk bahagia saja
sesulit...berdiri di tumpuan pecahan beling
ada yang hilang kendali
ketika hatinya dihinggapi rasa bahagia...
tapi ternyata kehilangan juga pada akhirnya...
ada yang sesuka hati menjalani hidup ini dengan caranya...
namun tak banyak yang selamat untuk memperoleh bahagiaMU
ada yang dihantui was-was sepanjang waktu...
karena kebohongan mereka sendiri...
lalu banyak yang muda-mudi sesuka mereka
merayap-rayap mencari cinta sejatinya...
namun terlihat begitu sia-sianya dia dan terhina...
lalu bagaimana aku...???
bagaimana aku yang mencari kebahagiaan yang indah pada akhirnya
yang menyentuhku untuk tetap berpijak tanpa belitan
dan pancaranMu selalu ada di tengah hatiku
yang begitu rapuh dan tertatih-tatih melangkah
teruskah aku mencari hidayahMu di tengah mataku

28 April 09
1+03Zz

WANT TO SAY 5

04/28/2009 5:38 pm

dalam kebisingan bumi menderu lantang
sambut jua petang berarak
menyusuri tengah lembah sampai ke kota tua
dari sudut yang kelam semakin pekat...
dan cahaya kembali datang di tengah pantulan bulan
di sini ada aku yang malang
segelintir hati yang di rundung kegalauan ...
kemana kelak aku berada

1+03Zz

WANT TO SAY 4

04/28/2009 5:17 pm

yang sebenarnya di belakangku tak akan pernah kau lihatnya
hanya di depan matamu semuanya nyata
maka gunakan hati dan rasa
untuk menjamah yang tak pernah kau lihat
dan apa yang bisa kau hirup
dari sisa-sisa masa lalu sebanrnya pelajaran
untuk bisa menapaki ketidak tahuanmu yang sekarang

1+03Zz

Jumat, 24 April 2009

DITINGGAL KATAK DAN TOKEK

begitu takutnya meninggalkan eceng gondok itu di tepian kolam
meniadakan rasa diantara kebimbangannya
eceng gondok yang sendiri lagi
untuk menjamahi malam ...dan meliputi bintang
bergidik ia ...lalu tertawa...

malam malam begitu terus membuatnya bersemangat
lalu dengung katak melompat masuk dalam air
dan teriakan tokek yang terbata-bata terulang tiap kata...
mengeja namanya sendiri...
dan si eceng gondok pun merasa bosan tiap mendengarnya

sayangnya tanpa mereka diantaranya
malam ini pun serasa sepi...
teriakan katak dan tokek...menghilang
merebut hati dan pikiran

eceng gondok pun tak lekang meratapi

malam ini tertelan terlalu pekat
namun apa boleh buat...memang mereka tak ada
tempatnya untuk menunggu
malam malam yang ribut terus karinduannya

kolam ini pun tak asyik aliran airnya...
diam saja ...berkubang
lalu masih tetap mengamati mega menghitam
sekelam hatinya jua...

eceng gondok tertinggal...

24 april 2009
1+03Zz

BAHAGIAKAH HATIMU

alam pun membahana mengitari telinga kananku
yang begitu lambat..aku rasa
di gemericik aliran air ternyata yang gunda semakin tak kurasa lagi
kini datang menuju ceria untuk berbinar lagi...
dan menghilangkan langkah lama ku dalam perhentian yang menjemukan...
betapa di luar dari yang aku tak ketahui...
begitu menyenangkan tanpa memikirkannya
lalu aku coba tandai silang pada kalender usangku

dan sapuan bayu ini merabaku lemas...
mencoba merayu...dalam damainya
berayun di pOri-pori pipiku
berkata...BAHAGIAKAH HATIMU

23 april 09
1+03Zz

KEDAMAIAN DI SENDU TERDALAM

kerena sebuah kedamaian tak akan lekang dalam sendu terdalam
dan walau hilangnya begitu menyakitkan
namun tanah yang kering keronta dalam jiwaku
telah meneguk diantara rongga-rongga yang terselip cinta kasihmu
karena tak akan hilang
maka kubiarkan semakin bertumbuhan
dan kebun-kebun menyeringai hijau dedaunan
seperti senyumannya bagai
sumur yang tak kan kering tuk berpijar....
membasahi...semangatku

23 april 09
1+03Zz

KATAMU HARAPAN SEPERTI TAI

harapan tak seburuk apa yg kau pikirkan...
yang sesungguhnya setiap helaan nafasmu adalah sebuah harapan
yang sebenarnya setiap langkhmu jg harapan
yang merupakan jalan hidup yg terus kau pilih jg adalah harapan...

harapan adalah lampu terang utk tetap berpijar
di antara remang yang benar dan sesat
harapan dimana setiap keinginanmu untuk tetap berkarya
yang selalu di bahumu ketika rapuh
yang selalu kau cari untuk bangkit kembali
yang selalu ditunggu-tunggu untuk kesuksesanmu

tak salah berdiri di atas harapanmu
dimana sesungguhnya kau buat untuk hidupmu sendiri
hanyalah kau yang munafik untuk tetap berkata harapan adalah sebuah kesalahan terbesarmu
hanyalah kau yang tak berani memilih dan coba sembunyi ketika salah memilih
dan coba kau tuliskan bahwa harapan itu tai...

24 APRIL 09
1+03Zz

Selasa, 21 April 2009

WANT TO SAY 3

bagaimana kamu bisa menyembunyikan perasaanmu
yg terlanjur jatuh
ketika kamu salah mengira
bahwa ternyata yg ia butuhkan bukanlah kamu
tapi orang lain?
bisakah kamu tersenyum kembali untuknya?

WANT TO SAY: 2

bisakah aku mengikhlaskan sebagian waktu yang terbuang
tanpa tahu arti
dimana aku berdiri
kenapa selalu aku tak bisa dimengerti
semakin lama jadi begitu mengharukannya aku
lapangkah menahan hati
tanpa menghiraukan waktu berganti???

19 April 09
1+03Zz

WANT TO SAY: 1

kenapa kamu puji seseorang
hanya untuk membuatnya memilikimu
yang sebenarnya kamu tahu itu bualanmu semata?
pernahkah kamu merasa
bahwa dia akan keliru mengartikan pujianmu?
apakah seseorang itu salah untuk merasa
bahwa ialah yang paling diinginkan olehmu ketika kamu memujinya???
jika itu benar bukanlah kedustaan kamu memujinya
jika itu salah maka benarkah hatimu telah membumbung dan berhasil menjebaknya

12 April 09
1+03Zz

DI RUANG KECILKU

meski bertemu dan kulepaskan senyum...
dan bersua keramahanmu lewat sapa...
bukan berarti lubuk hatimu mengenalku...
dalam hari selalu bergelut ditemani candamu
namun aku juga tak akan pernah tahu
bagaimana parasmu dalam sendu...

aku adalah yang tertulis tanpa makna dalam daftar buku teman-temanmu...
aku juga hanya say hello sesaat sekedar untuk selayang pandang
dan ketika kau juga balikan badan...
bagian terkecil di ruang kosongku
hanya aku yang tahu...

sesaat ketika kau bongkar diriku sedikit demi sedikit
kau juga tak seutuhnya tahu bukan...
apakah aku bahagia...
apakah aku gunda dalam duka...
apakah aku tertegun dan sekejap terkesiap bahwa kau memperhatikanku
bahkan apakah aku terasa berbeda ddengan kaca matamu
dan berfikir...aku kehilangan...

banyak yang tak kau ketahui...teman
di perenunganku
di ruang kosongku
di bagian terkecil...yang tak bisa kau jamah...

22 April 09
1+03Zz

Kamis, 16 April 2009

EGOKU MELAWAN

keadaan yang harus diterima oleh diri
bahwa tak disadari ku telah begini
menyakitkan tapi betul-betul mengharukan
meskipun bercampur dengan rasa sebal yang terus menerus meronta diri
tak kuasa menghindari...
keyakinanku kembali
di perempatan sudut mata hati
di jumpai lagi kembali
ingin pergi ke sana
tapi egoku tak inginkan kembali
betapa nestapa...
berkhianat di lubuk hati yang terkekang
menguapkan panas yang tak henti meredam pikiran
yang tak henti-hentinya berkecamuk...

15 april 09
1+03Zz

LOLONGANKU

TENGGOROKAN YANG TAK TERBASAHI OLEH SITITIK AIR
PERUT YANG NYARIS KERING TANPA KENYANG
DAN PIKIRAN YANG KOSONG MELOMPONG
DI PINGGIR SINILAH BERADA

DI TEMBOK-TEMBOK KEPARAT INI
AKU UKIR YANG TAK INGIN AKU INGIN
DI SUDUT TANPA ADA YANG MELIHAT...
AKU INGIN MENCACI MAKI

DI PERHENTIAN SAJA AKU BERANI BERPIKIR
DI GERBANG PINTU MASUK ITU AKU BEGITU TERSESAT
SEJATINYA NYALI PUN TERIKAT
LALU APALAH AKU MENGHIMPUN RASA

TAK GUNA ...
TAK BEGITU BERARTI
TAK ADA LAGI....

14 aPRIL 09
1+03Zz

Rabu, 15 April 2009

KENAPA UNTUK SUATU KETIKA

kenapa aku merasa terkekang
ketika sudah aku lapangkan ..hati dalam pikirku

kenapa sekali saja aku tak bisa terbebas
sesaat ketika semua datang dan pergi

kenapa limbung aku berdiri
jika aku manapaki tubuh tak tegak berdiri

kenapa pula asku semakin mati rasa
ketika aku sudah sekuat tenaga menghadapi

kenapa gertakan-gertakan kecil...ini
semakin meretakkan puing dalam asa

ketika rapuh dalam bimbang
siapakah mengangkat ku
ketika tak sadar ku meratapi
siapa akan menunggu sampai aku siuman lagi

dan apakah di sini aku bisa peroleh lagi
kesempurnaan yang begitu didambakan
dan ketika itu pula akankah pertanyaan yang nyaris menggelontor tanpa arti...terjawab...

penatnya begitu membuatku pilu...

14 April 09
1+03Zz

Sabtu, 11 April 2009

TULISAN DI LEMBAR CURHATMU

apa yang hendak kamu tuliskan dilembar buku curhatmu
ketika tak ada yang menarik dalam hidupmu
seputar orang yang datang dan pergi dalam terminal hatimu
atau sesuatu yang menurutmu biasa saja

apa pula sesungguhnya yang ingin kamu lakukan
ketika sesungguhnya selama ini kamu bermimpi
melayang tak terarah
dari malam satu ke malam-malam berikutnya
sekedar menunggu yang sebenarnya tak ada yang ditunggu

kesepiankah hatimu
murungkah merengkuk ditemani bantal dan selimut
dan sudut-sudut kamar itu nyenyak menina bobokanmu

lalu ketika melamun pula kamu terlarut
dan jiwamu hilang
sedang para jin siap memburu di sekitarmu
menggantikan ruhmu yang berayun-ayun setengah hilang

dan sesungguhnya keadaankulah serupa itu dalam kedunguan

12 April 2009
1+03Zz


Bukanlah Gibran

aku tak akan pernah jadi gibran melegenda
aku juga bukan tukang pembual untuk sekedar berkata-kata
aku yang tak mengerti setiap kali tanganku berjalan untuk mengetikkan baris coretan kusam ini
bagitu juga makna dalam potongan rasa yang tertoreh
aku tak memilikinya...

karena aku hanya mengagumi akan keindahan bahasa
kerena aku sekedar terkesima oleh abjad-abjad nada
kerena segalanya begitu bermakna
walau ide kecil yang sengaja melintas
bukanlah kebetulan belaka
tapi pengakuan untuk tetap diresapi dipikirkan

aku menulis ketika jiwaku terlepas dari ragaku
karena aku hanya bermimpi
dan ketika sadar diri
aku bahkan terkejut untuk membaca kembali
apa sesungguhnya nyawa dalam helaan nafas yang menjalankan jemari tanganku

12 April 2009
1+02Zz

MIRIS TERENGGUT

burung-burung kecil mengitari lembah
yang sejenak untuk berteduh
mengantarkan biji-biji bunga untuk dikawinkan

datanglah sekawanan elang di balik mega yang tengadah
berkepak lirih
tak terdengar suara sayap yang mengibas angin
mengintai burung kecil jadi mangsanya
hinggapi satu demi satu pohon mendekat
seperti maling hendak menebas

lantas satu diantara si kecil berfirasat
ada bayangan yang begitu peka untuk ia rasa

dengan cakramnya
menangkis bulu-bulu kecil berhamburan
tertekan jantung burung itu menciut
hingga sisa-sisa nafasnya berakhir terenggut

mata elang tajam lantas terbang menghilang
sedang di sudut batang teruntai
sekawanan lain terbelalak
miris dan denyutnya berdetak kencang

12 April 09
1+03Zz

TERUSKAN DALAM PERHENTIAN

AKU COBA UNTUK MENERUSKAN KELETIHAN UNTUK MEMILIH
SESUNGGUHNYA PILIHAN YANG MANA AKU TAK PEDULI
SEKERAS BATU UNTUK COBA MENGERTI
SULIT RASANYA UNTUK DIPAHAMI
DAN LAYAKKAH AKU TERUS SENGSARA
KETIKA SEMUA ORANG BAHAGIA
DANGKAL SEKALI HATIKU UNTUK BISA MERASA
BETAPA PERAPIAN HATIKU TAK MENGHANGATKAN JIWA
DAN COBA MENGGEBU KUTERIAKKAN
PERGILAH...
TAPI TETAP SAJA BATU YANG KURLEMPAR AKAN KEMBALI

DIMANA BERPIJAK BETAPA AKU TERPELESAT DITENGAH GURUN
PASIRNYA MELUMURIKU DENGAN BUTIR-BUTIR HALUS
BENARKAH KAN ADA AIR DALAM OASE PASIR
SEDANG AKU TELAH MENCARI-CARINYA UNTUK BERBURU AIR

AKU BERHENTI DISINI
AKU TERPERANGKAP DIANTARA KEDUA BELENGGU TANGANKU
AKU TERKAPAR DISELIMUTI NYANYIAN HATIKU YANG PILU
DAN BERMIMPI TANPA ADA TANDA-TANDA AKU KAN TERJAGA LAGI

11 APRIL 2009
1+03Zz

Jumat, 10 April 2009

BAWALAH KE ANGKASAMU

penuh warna membalas tatapannya
dikejauhan pun begitu indah
kucoba kejar sayapmu melemahkan
tapi aku tak sampai hati mendekap mungil tubuhmu

kubiarkan saja dia terbang untuk menghiburku
tapi janganlah keluar dari kamarku
yang sungguh aku tak ingin hiburan lain di sudut ini
warnamulah diantara mimpi-mimpi

yang aku inginkan terbanglah diantara mimpiku
ketika kutertidur
untuk sekejap jamahi hatiku
biarkanlah aku tak merasakan bahwa ternyata aku tak sadar

ajaklah aku kengkasamu
membumbung jauh lewati kepekatan hidup
untuk mencoba bahaw duniamu adalah surga
dalam kebun-kebun cinta

11 april 09
1+03Zz

Tanpa Ikan Tanpa Kenyang

teluk kecil diseberang pulau itu
mengingatkanku akan ketulusan
seorang nelayan tua...yang menjala...ikan
ditepi beriak ia tebarkan jala...
dengan tangan kecilnya itu coba menarik kembali...
dengan sisa-sisa tenaganya semalam
yang telah habis dihabiskannya di tengah pantai terbuka
dan pagi itu tambahan untuk sesuap nasi

aku tapaki pasir yang satu-satu terjatuh ketika kakiku melangkah
mencoba mengambil jala nelayan itu
kumainkan disana seperti dia
dan kucoba...

dari pagi aku mainkan
tak satu ikan pun berhasil tertangkap hingga mentari tepat kepalaku

lalu aku pikirkan sejenak
andai pak tua nelayan itu sepertiku ini
maka dia tak akan makan untuk setengah hari...

dan coba aku renungi
betapa hidupnya tertatih
tanpa ikan tanpa kenyang

teluk itulah yang aku singgahi untuk belajar
dikejauhannya kurindukan
pak tua dengan jala ikannya


11 april 09
1+03Zz

MELEBIHI HEMBUSAN ANGIN

suatu perjalanan yang mengasyikkan dalam hidup ini
ternyata tak sesederhana mengipaskan angin
dimana datang&pergi selalu ada
namun untuk berkali kali dipanggil kadang juga tak akan datang
ketika lelah bersandar di bawah pohon rindang
aku tak menemukan datangnya angin meniupkan dedaunan
bahkan aku terdiam sambil pikirku berkecamuk
betapa saat ini ingin rasanya mengguyur tubuh dengan kesegaran es
&ketika sebiji jagung keringat mulai menetes-netes
rasanya aku marah padanya
kenapa angin itu begitu susah untuk aku cari
tak lama kemudian aku pergi
berpindah ke sebuah tepian kolam ikan
disana tak ada pohon bahkan tak ada daun yang berserakan
tp aku memandang ikan itu bergerak putar-putar
&ketika aku berfantasi dengannya
takku rasakan lg sengatan siang itu
karena aku merasa berenang dalam kolam itu
& tak perlu memanggil angin lg untuk mengusap keringatku
karena rasa basah mengalir ke semua kulitku
&melebihi dr rasa dinginnya es yang terkadang juga sangat menyengat

04 april 09
1+03Zz

Kamis, 09 April 2009

TEKA-TEKI

AKU TIBA PADA SUATU TITIK
KETIKA LENYAP DIKEHENINGAN
BULANLAH YANG DI ATAS KEPALA BERCAHAYA...
MENERUSKAN SINAR BINTANG DIKEJAUHANNYA

DETIKMU HINGGA BERADA DIAMBANG SUNYI
DITELAN KEHAUSAN AKAN SINAR
DAN KAU MENGAIS SISA PERIH...UNTUK MENGENANG

MALAM DALAM BINTANG SENDIRI KU TANYAKAN
UNTUK APAKAH DIRIKU...BERNAFAS
SEDANGKAN ARTI HIDUP LENYAP SUDAH
UNTUK APA AKU BERNYANYI
SEDANG KAU TAHU
BURUNG BERKICAU MELEDEKKU
DENGAN PARAU SUARANYA

KETIKA DIHANTUI CEMAS
SIAPA AKU BISA BERTARUNG MELAWANNYA
YANG BEGITU RAPUH...
DAN SEMUA ORANG BILANG
AKU RAPUH...

DAN KAU TAHU LAGI
WAKTU BERKHIANAT UNTUK MEMBAHAGIAKANKU
LALU SEDIKIT MERINGIS
AKU MENYADARI
AKULAH YANG TERBODOH

KAU KATAKAN HIDUP TEKA-TEKI
TAPI AKU TAK PERNAH BISA TUK MENYILANGKANNYA
MEMASUKKAN PADA KOTAK YANG MANA
DAN KEBENARAN PUN AKU TAK TAHU

KAU BISA MENGAJARIKU...
TAPI SAYANGNYA AKU TAK BEGITU SETUJU
AKU TAK INGIN MENEMUI SILANG-SILANGAN DALAM HIDUP INI
JADI AKU KATAKAN
AKU TAK MAU TEKA TEKI INI

09 MARET 09
1+03Zz

Senin, 06 April 2009

ORBITALMU TAK TERSENTUH

sayupnya mata berarah kepadanya
lalu menelan rasa
aku terapung sesaat bisik meraja

mengapa persimpangannya begitu membentang
jika sengaja aku melompat diantaranya
mungkinkah kau siap menangkapnya

sengaja kukelilingimu dengan orbital-orbital cinta
khasanah hati kecilku meraba
tapi juakah kuhisap madunya
yang buatku tergila ditengah gunda

kuluapkan rasa tapi dipunggungnya saja
bukan aku persembahkan dengan nampan perak
yang aku sendiri malu dan bersembunyi
untuk mendengarmu berterimakasih

besarpun kebahagiaanku atasmu
hanya mengitari ditengah-tengah sepersekian bayang

seperti melihat bintang dengan teropong besar
jauh bukan...

sungguh kau jauh
apalagi menjamah hati yang terbalut kasih
tapi akan selalu kunanti karena indahmu
kupandang karena terangmu
dan coba kugenggam.....
tapi pasti luput menghilang


25 maret '09
1+03Zz

ASANYA YANG HILANG

walau setengah tegar...menyambut kepulangannya
bukan berarti...air mata berhenti meretas...
tapi senyumannya yang tak sedikit mengembang
menjadikan gunda dalam perenungan

malam yang diselimuti kabut hati yang cela
pikirannya jua kembali terusik...
dimanakah terangnya jiwa...
yang terkasihpun luput dipandang...

oh besar sekali keluhnya...

oh,,,,datanglah
kembali seperti biasa

masihkah dirinya bersalah dimuka...
seunggyhnya kaulah yang tak mengerti...
inilah tumpuanmu selalu
dipundaknya kau eluh-eluhkan...
kenapa kau buang perasaannya
kenapa pula kau melepas genggaman jemarinya...

bukankah...dia adalah asa yang terpendam...

05 april 09
1+03Zz

Minggu, 29 Maret 2009

AKU MINTA KAKAK

MESKI MULUTKU SUSAH KATAKAN...
KARENA TERASA PAHIT KETIKA MENGECAP
SUNGGUH HANYA KEMBALIMU KUINGINKAN
DALAM KAMAR KUSAMMU YANG BERBALUT DEBU

LALU AIR MATA MANA YANG TAK HENTI BERDOA
KALAU HANYA PILIHAN TAK KAN BISA TUNJUKKAN ARAH
TERIMAKAH INI JADI GANTIMU

TAK BISA PERPELAK DARI SUDUT HATIKU YANG JAUH
DAN DARAHMU MASIH DARI SUMBER IBU MU
SAMA SEPERTI KEANGKUHANMU DAN AKU
SAMA SEPERTI RASA IRIMU BERCERMIN DIHADAPANKU
SAMA SEPERTI BEBALNYA BATU EGOIS KITA

KARENA KAU KAKAK
DIMANA AKU CARI KEMBALI
AKU RINDU TENGKAR...
AKU HILANG SUASANA KACAUMU
MUNGKIN SEPI TIAP MALAM
TANPA BONSORMU MENINDAS TUBUHKU

TAHU APA KAU HATI IBUMU
SEPERTI PERIHNYA MENANCAPKAN PISAU BERBISA
MENUSUK
MENJALAR
MEMBUATNYA DEMAM SIANG MALAM
AKU YANG MELIHAT
TIDAKKAH DIA TELAH BEGITU SAYANG

KAKAK ...
PANTASKAH KUSEBUT SEPERTI ITU
HAMPIR AKU TAK MERASAKAN PERNAH DILINDUNGI

KAKAK...
JALANNYA TAK TEGAR DAN SANGAT RAPUH
TELADANKAH UNTUKKU

KAKAK ....
TAK KU MINTA KAU UNTUKKU
TAKKU BUAT JADI BAHAGIAKU
DAN TAK KAN AKU MINTA KAU MELINDUNGIKU

SATU SAJA....
JAGA HATINYA UNTUKKU
JAGA JANGAN AIR MATANYA TERGERAI
AKU INGIN DIA SECERAH MENETARI BUATKU
HARAPANNYA YANG AKU INGIN WUJUDKAN
JANGAN RUSAK IMPIANNYA

KAKAK BANTU AKU....
UNTUK SATU ITU

30 MARET 09
1+03Zz

JAUH TERTATIH

DAN HANYA JIKA AKU MENGANGGAP KETIADAAN ADALAH KEBAHAGIAN
LALU KEMANA RASA MURUNG ITU MENJELMA

DAN DALAM HIDUP YANG BERGULIR
KEMANA SEHARUSNYA ARAHKU BERPUTAR
KANAK
KIRI
DEPAN
BELAKANG

ATAU LEBIH DARI ITU
JIKA TETAP MASIH TERTEGUN DIPERSIMPANGAN
MUNGKINKAH PELUANG TETAP MASIH SAMA TERBUKA

KEMBALI KEMANA JIKA AKU DITINGGALKAN KESEDIHAN

KARENA KEMURUNGANKU TAK LAGI TINGGAL
TAK ADA LAGI DI HATIKU

TAPI RASA BAHAGIA KARENA DITINGGALKAN KEMURUNGAN ITU SENDIRI
JUGA TAK ADA

SEJAUH TERTATIH
SEKIAN HARI TAK KAN USAI MENCARI

KEMURUNGAN YANG TAK LAGI MENYATU PADA NAMANYA RASA CERIA

DALAM KEGUNDAHANLAH TERKUAK
BAHWA...
AKU TAK MEMILIKI RASA ITU.....


25 MARET 09
1+03Zz

Kamis, 12 Maret 2009

KEARTIAN SEBUAH MAKNA



yang khas dalam nama
bukan berarti tak bisa disebutkan bukan

sekian arti bukan wujud dari diri
yang sejati adalah nurani

memandang wujud tak kan nampakkan nyata
menggelutilah diantara samar

siapa suruh beruntai nama indah
yang indah sekedar nama kah???

jiwamulah yang akan aku minta
disekitar penjuru berkataku lantang

bukan nama
kukatakan bukan nama

keartian nama tak seserupa wajah
tak serupa hati
sebelum tahu dimana arti dari nama sesungguhnya berada dihamparanmu kaca

yang sejuk diantara malam
yang bertabir paras emas
yang sekepak datang lenyap

arti bukanlah makna darimu
maknamu bukanlah nama
yang sekedar rangkaian abjad kata

yang mengerti dirimu berada
tak perlu mencari keartian sebuah makna

harfiahnya hanyalah siapa
adalah arti dari makna

13 maret 09
1+03Zz



Rabu, 11 Maret 2009

AKU BUKAN SEPENGGAL NAMA



tak ada nama dibalik muka
tak harus ada kata diantara sapa
biarkan saja terus adanya
yang mana saja boleh kau sebut

aku bukan yang ternama
untuk dipahatkan sesajak makna
lalu dimana saja akan ada
bukan nama yang harus kau pungut

tak ada yang sempurna diantara nama yang kau minta
tak lebih berarti untuk bisa mengurai
karena aku bukan nama
aku bukan kata
aku bukan sepenggal yang bisa diucap
diri lebih dari sekedar nama
kebaikanlah untuk mengartikan
betapa yang ingin kuberikan hanyalah tanpa nama
ketulusannya nama tak akan kusebutkan

11 maret 09
1+03Zz

Sayang, harus kukatakan Ternyata..

Semakin menyelam aku tahu

Ternyata sedangkal batas tepian

Mengerti apa

Lantas aku terpukau

Bukan yang kucari rupanya

Aku merasakannya bukan

Karena yang terpondasikan berbeda

Susunan batanya dan bataku saling silang

Selang seling tak karuan

Lebih banyak lagi waktu kurasa

Segan sekali memaparkannya

Bukan temanku macam ini

Sekedar berkelana saja aku

Tak mengkaji sedikit arti

Ini berbeda…

Nyaman ada tapi berbeda

Sahabat…bisakah kuletakkan

Tapi aku belum mampu

Menyapu …

Biarkan saja…

Tak kubandingkan

Dengan yang lain kurasa sama saja

Belum istimewa

Atau

Bukan istimewa…

Kurasa biasa

Percuma saja…semua akan kubaca…

Dan aku katakan TERNYATA

11 MARET 09

1+03Zz

BUNGKAM LELAHKU

terlalu letih sungguh sepanjang aku menyambut pagi
dan ketika malam tiba
aku terlelap untuk bermimpi
betapa rasa rapuhnya ingin menjeratku...

tapi karenanya dalam hatiku
tapi karenanya tujuanku
tapi karenaku mereka semua bahagia
tapi karenaku...
hidup diantara semangat semangat kecilnya

di antara sapuan tanganmu
di antara doa ikhlasmu
di siang malam harapanmu

aku begini diatas bahagia
aku bermimpi menyambutmu untuk memeluk kembali
aku akan bersua di mulut-mulut kecil mereka

berapa duka dan lelah biar saja
berapa kilo berlalu lupakanlah
berapa jauh tangan melepas abaikkan saja

aku untukmu
aku untuk mereka
aku untuk yang ku nanti berikutnya...

bungkam sudah dirusukku
selimuti hatiku dari rasa dinginnya
rasa yang rindu semakin menggelayuti
rasa yang hanya aku sendiri rasakan

bungkam sudah setiap pijakkanku
tak tersisa letihku

10 maret 09
1+03Zz

Kamis, 05 Maret 2009

MELIPUTIMU

kenapa meratap untuk bersua
kalau hidup seindah mengenakan kain sutra
selembut nyawa yang tercabik diantara leher-leher angsa
setinggi itukah nyali untuk menahannya

kenapa memahatnya seakan sempurna
dirimulah seberharga untuk dunia
apakah tak tergambar cerita cinta
walau bukan yang satu itu berharga
melewati batas yang tak bisa ditembus
lalu pembatas pun tergoyah dan patah
masihkan berseru diatas pagimu
yang hilang direnggut fajar

sungguh dia meliputimu

melukiskannya tak habis mambayang
dengan apapun tak terbayar
bahkan betapa kasihannya kamu malang

mungkin hilang di sana kamu
ditelan lingkaran syahdu

06 maret 09
1+03Zz

Rabu, 04 Maret 2009

SAMBARANNYA MENYAPUKU

ketika malam bergemuruh lantang
sembunyikan aku dihamparan awan
benarkah kau uji dalam angan
yang tertinggal hanya nyawa bersimbah
tapi tak bisa berkelana kecuali dalam malam
karenanya petirpun di luar aku tengadakan
biar saja kau kembali untuk melihat
betapa tak ada pilihan
maju gunturpun menyapu
mundur begitu terpental dan menjauh

aku berbuat untuk menang
tapi tetap kembali teringat terauma
lalu berdaya apa
basuhku sesembab aira mata
ronanya tak hilang
tak hilanga walau tidur semalaman
seketika beranjak dan siap menerkam
samar samar meragu
siapa yang akhirnya menyapuku

aku tak bisa melihat
betapa jauh berdiri tonggak
meruncing terbang
diantara dedaunan kering
getarkan bulu hati merinding

04 maret 09
1+03Zz

Selasa, 03 Maret 2009

SEBAIT YANG TERENGGUT

JUNTAIAN TABIR DI ANTARA TERPAAN DEBU
TELANTARKAN AKU DIHEMBUSAN SALJU
MEMBISU HENDAKNYA BERKATA
LALU AKU DIAM SAJA
TEPIS KE LERENG BUKIT
GELISAH BERUJUNG SETENGAH HATI

SAUTKU BERGIDIK
LANGKAHNYA TERTAHAN DI JEJAK PASIR
LAMBUNGKU TERASA SEMAKIN TERUSIK
PERIH...
PERIH...
AIR MATANYA JERUK NIPIS
RASANYA TERTELAN SEONGGOK KAWAT BERDURI
TEPAT DI JANTUNGKU
TEPAT DI DAUN TELINGAKU
MERENGGUT
NYAWAKUKAH DALAM BISIK BAIT
BAIT YANG MANA YANG DIA SAHUTI

LALU BERDERAI SUNGGUH
PILUNYA MENEBARKU
DIMANA SEAKAN TAK ADA MALAM
SEBENARNYA KETAKUTAN
DIMANA SEGERSANG SAHARA
NYATANYA TERANCAM MALANG

BAMBU BAMBU RETAK
GERETAK MENYAPU ANGIN SEMBARI BERLALU
BINARNYA MENEMBUS SEUNTAI PERAK
TAPI BAITNYA MENGOYAK PARAU

28 FEB 09
1+03Zz

Selasa, 24 Februari 2009

HALAMAN PERTAMA

yang kusebut pagi itu mentari
kutemui di halam pertama ku buka jemari
bersenandung di balik pagi bertebaran siul menggugah
semarakkan fajar yang mulai tenggelam
pergi berganti mentari
kehilangannya tapi aku begitu senang
karena halaman pertama untuk berlomba

titisan mengilhamiku di sisa malam
karena bayangan bulan masih terlihat abu abu ada
dia menarik matahari mengintip menggantikan
tetap memperhatikan tak mungkin bisa sinarnya kutanya
kau tahu aku silau setengah tergugah

nuansanya subuh nan segar tampak dikotori
daun daun rontok
sampah sampah terusik semalam karena tikus lorong
harus siap kusapu
siap kulalui halaman pertamaku

LAKNAT IBU PERTIWI

bertanya separo hati
tapi tak kuasa menghujam
ditonggak-tonggak lama kami tersakiti
ditangan kotor terampas
yang malang aku tetap malang
lalu peduli apa semua
cukup harapkah menelan gerimis asin airmata
cukup kuat menelan pedas lombok dari yang dikata

saatnya aku ingin keluar
dari dunia hukum rimba
liar nan brutal
makanan yang mentah tak berasa
tapi pasti bukan air telaga yang begitu segar
membuatku tak bisa rindukan negriku
tak bisa banggakan aku
ibu pertiwiku kini tinggalkan negeriku
dilanda ombang ambing pemimpin
dihinggapi ribuan malapetaka terlaknat
ibu pertiwi dipanguannya kami merindu
dibawah tiang-tiang yang sudah tak gunakan merah putih
tak ada lambang sejatinya ibu pertiwi
kandas sudah harapanmu ibu
luluh lantak diberkahi generasi dungu
lalu buat apa kau merdekakan kami 45 itu
simboliskah ibu
laknatmukah ibu

24 feb 09
1+03Zz

TAPI AKU INGIN MENYAPA

kaidahnya memanggil tapi aku tak berani berjabat
bukan dia yang menatap
tapi hilangnya pasti meratap
kuungkit masa yang sudah sudah
maka aku tak begitu lupa
kehilangan sama dengan nyawa yang meregang
lalu degup berhamburan kala aku menyapa

tapi aku ingin menyapa
bolehkan hatiku terisi untuk kesekian kali
bukankah kesempatanku punya
pertaruhanku nyali melanda
terjatuh lagi tak kan puaskah

lalu semburat kemana mana
warna warninya nestapa

kuhela panjang masih cukup terngiang
seolah panutanku berkaca
kujabat lalu pergi bagaimana
kusebut biar bayu mengiringi
takutku lebih jago untuk menangkis

tapi terus bingung terhitung
sambil menunjuk kancing baju
jadikah aku menjadi nyata untukmu

24 feb 09
1+03Zz

MUNCULNYA DERITA DALAM CINTA

bias terkapar melewati jendela hati
pupusnya merona di atas dahan patah
coba memayungi segigit lentik mata
mungkin aku benar untuk katakan cinta

bukankah di lautan lepas aku berteriak…
lepas aku mau ke sana
berdecak riak pasang ombak
tapi aku tahu pasti dia akan menyapuku
sesungguhnya aku melihat karena ada sinar
aku silau diterangi cinta
ketika air menetas
bukankah haru birunya diatas derita
tapi bahagianya mengharukan jiwa
deritanya dalam cinta
cintanya dalam derita
yang payau diantara keduanya
hanya nurani harus biasa mendua
derita adalah bahagianya cinta
kalau tanpanya semua tampak biasa
benarkah aku bergelut diantara deritanya cinta
bergemul dalam cintanya derita

24 feb 09
1+03Zz

SAUTAN MEMUDAR

ada yang terbangun di antara sawah ladang
sautan-sautannya semakin meninggi
di antara kelopak mekar menari…
tapi sayangnya seliut mataku terpejam
sambil meraba…mencari tahu…
dimana sembunyi terbirit tertinggal
lamunanku henyak dari sini
lalu mencoba terbang
tapi aku tak akan bisa mengejar..
hilang…aku bilang hilang
genderang telingaku menghentikan pantulan gelombangnya
lalu pergi senyap kini
seretan gemerisik langkahku diantara semak
tetap terpukau pada nyanyian
yang tak bisa aku dengar lagi mungkin
tapi…benarkah aku akan kehilangannya suaranya lagi…
menebas pudar bayangannya
lalu aku kembali terpejam

24 feb 09
1+03Zz

JADIKAN AKU KEKASIHMU

hidup sejuta bayangan
yang kian jadi misteri
untuk setiap insan yang tak kenal
siapa dirinya sesungguhnya...
Maka harapanku
jangan jauh kan ku dengan nikmatMu Allah...
tetap kasihilah sebagai kekasihMu

yang merenungi tiap malam...
yang tak henti menghitung2 dosa..
akulah...
akulah...
yang menginginkan...

24 feb 09
1+03Zz

Rabu, 18 Februari 2009

dusun yang tak kukenal

mengasyikan sungguh...betapa malam...
bersenandung di atas senjanya
dibawah permadani singgah sananya menyentuh pori-pori hati
di sinilah tempat yang tiada aku temui sebelumnya
yang singgah tapi tak bisa kutinggalkan

mungkinkah senyapnya dan kunang-kunang
ataw hawa dinginnya mendesir di dusun yang aku tak kenali
di sepanjang aku temui
hanyalah keindahan
di segelintir nyaliku pekat dalam malam
di mana keinginanku berbagi
alamlah bernyanyi
di dusun yang tak kukenal
tapi senyaman di depan sebuah perapian
yang menghangatkan tengkuk berlapis bulu

19 feb 09
1+03Zz

benarkah aku adalah kamu

benarkah aku adalah kamu?
yang menyandang malam berbintang
di balik selip kesalku
menunggumu...
benarkah aku adalah kamu
tak meninggalkan bekas langkahmu
meninggalkanku
di senyap bertaburan
di sepanjang lorong yang pengap
lorong yang tanpa asaku
benarkah hiruk pikukmu ku dengar...
takkan bisa bahkan
menyentuhmu dikejauhanlah yang aku bisa

19 feb 09
1+03Zz

apa yang salah

apa yang salah ketika dalam bumi aku berkiprah
tak satu jua menekan di atas kemenangan
secuil harapan yang terbuang dalam kehausan
diman lalu aku bisa tenggak...
airnya yang meresapi lubang dalam urat nadi
yang biasnya aku rasakan sampai mati...
kapan hidup berjalan ketika aku terhenti..
bisakah kutanyakan apa yang salah..
karena saat yang tak ku suka lebih lama mengitari...
terlilit aku dibuatnya menjadi sekeping yang tak guna..

lantas seperti apa akan aku buat...
tetap kosong untuk terus berambisi
atau sekedar berhenti sesaat lalu berlari lagi...

19 feb 09
1+03Zz

Sabtu, 14 Februari 2009

KAMUKAH CINTA…?

menggenggamku karena cinta
dalam pikir yang menggelayuti
dimana bertumbuhan sekar yang membiru
di perapian tungku yang membara
dihiasakan di atas kaca hati
bersama cerita tertoreh lewat pena bulu

cerita dalam keberuntungan…
masihkah akan berada dipihakku..
mungkin lenyap ketika sang bayu memintanya
merampas sudah sebagian hatiku

lalu beterbangan angkasa…
lalu selirih…mengepak…
juntaian sayapnya menebas seluruh mata
membisikkan …
kamukah cinta…?

07 feb 09
1+03Zz

BERTANYA SEPARO HATI

boleh saja terhenti dan kau akan merana
sipakah yang menjadi merana kini
bukan aku dalam ceritamu
lenyap dan aku siap gadaikan…
biar lepas
biar terus menghujam
tapi aku akan terus terpukul
layu…menggelayuti…
benarkah merogoh hatiku sedalam mempora-porandakannya sekalian
lalu terhempas tak karuan..

enak saja berkata lantang
lalu siapa yang tak bisa bicara
sebersih mana orang membakarnya sehangus-hangusnya
akukah yang tak punya
di mana pergi meminta…

bukan kedua kalinya aku akan hilang…
bukan ke empat kalinya aku bertahan
tapi ketika telah genap yang tersiksa…
aku akan hantamkannya selenyap yang kubisa
buat apa cinta bersimpuh..
kalau banyak yang berserah
buang kemana lalu
tak ada yang menampungnya…
tak percayakan lagi..
habis hatiku terkikis
habis air mata terkuras…
sumur-sumur kosong takkan kumerintihkan lagi

biarkan saja
apakah memang tandus…
atau masih ada lagi yang menjamahi…

07 feb 09
1+03Zz

Senin, 09 Februari 2009

SIAPA AKU TANPAMU


KENIKMATAN CINTANYA…BAGAI..DAHAGA
YANG TAKKAN PUTUS KUTENGGAK SEPANJANG MASA
LINTASAN TAKDIRNYA BERGEMURUH MENYERUAKAN TANYA
TAKKAN ADA JAWAB HINGGA WAKTUNYA

CINTANYA YANG SEUTUH TANPA BISA TERBELAH
BEGITU DAHSYAT MENYAYAT HATI YANG LUMPUH
TELAH DIBERIKAN TANPA SYARAT..
DI BUMIMU KIAN ALAM BERSUJUD
DI ANTARA MALAM MALAM PENGHUJAN
DOAKUKAH YANG TERUS TERKABUL
DI SISA SISA HARAP KIAN AKU YANG MENANGISI
TANGANKU TAK JUA KUSENTUH DIA
JAUH NIKMATNYA BERKELANA
DI HATI HATI HAMPA
DI HATI HATI HINA
DI HATI HATI YANG LUPA
MASIH KASINYA
SELUAS SAMUDERA BAHKAN

SIPAPA AKU TANPAMU
KETIKA JANTUNGKU KEU RENGGUT
SIAPA AKU TANPAMU
KETIKA SEDETIK SAJA MAUT MENJEMPUT
SIAPA AKU TANPAMU
SAAT KAKIKU TAK LAGI BISA BERTUMPU
SIAPA AKU…
SIAPA AKU…
ALLAH…

MENDENGAR MESKI LIRIH AKU BERBISIK
MELIHAT MESKI AKU TAK SANGGUP MELIRIK
MERABA MESKI HATIKU TERSELIMUTI
MENYENTUH MESKI…AKU MATI MEMBUMI

07 FEB 09
1+03Zz

PATAHKAN BIMBANGMU


jangn kabur oleh…sedetik tanya
karena aku tak memberi atas harga
dimana lalu kini yang dulu
kalu saja hatimu patah sudah

kenapa tak pandang hamparan awan
mungkin di sana kilatan cahaya..benderang
kenapa tak kau genggam sudah
kalau lautan hanya memisahkan kita
aku tak hilang walau sejuta bayang menggantikan
aku tak kan lenyap saat di matamu masih ada harap
aku tak kan kemana
ketika masih embun berjatuhan
di sini sahabat yang tak kan hilang

sirnakan sejenak bimbang yang menyayat nafasmu
yang sudi memotong kau punya rasa
tahukah kau…
bungaku kan terus mekar
meski surya menggelontorkan cahayanya

tak kan aku hilang…
kalau…bisa kau taruhkan…harapanmu
di atas bingkai yang telah kita bangun

07 feb 09
1+03Zz

Jumat, 06 Februari 2009

DIA TAK KU SANGKA ADA

tak halangi tekadmu teman tuk raih bintang
tak jua bara akan menghapusnya
cinta bersembunyi di dada
cinta bersemayam di jiwa
tak ada jika tak kau raba
tak ada jika tak kau rasa

nona…
bila malammu hilang
maka tak kau khawatirkan lagi
fajar datang menyingsing
bila kelam sudah mentari
nona jangan bersedih

berbunga bagai sakura
temaninya coba
di hatimu berbunga
hati…dalam warna

nonaku bisa
nonaku cinta
bersualah…pagi
jangan hanya bermimpi
rasamu akan pergi
dalam nyata kau yang tak berbunyi

memang tidak ada yang halangimu
bahkan tak kau sangka cahayanya di hatimu
dia sesaat ada lalu ditelan jingga
dan unkin saja kau tak tahu
mengagumi…dalam asa
menjelma di raganya

dia yang tak kau sangka nona
dia yang tak kau duga nona
dia hanya menyayangi disudutnya berada nona

24 jan’09
1+03Zz

Sabtu, 31 Januari 2009

untukmu

bukan aku………
dalan diamku
bukan juga dewasamu……..
dimana ada rindu……..
saat berpaling aku tak mampu…….
bayangan
terang…
bintang…
padamu bimbang……..
berjaya…bersamamu…
di dekap…tutur…
dilahap….guntur…
merenung…
bukan diriku….
ber gema juga untukmu…

24 jan\\’09
1+03Zz

JANUARI BERKATA

Jalan yang begitu awal untuk melangkah
Asa yang mulai tumbuh di antara kata-kata
Nuansanya menyelimuti keheningan bulan
Ubahan mimpi dalam sinar
Abadikan perjalanan malam berikutnya
Riuh rendah terbang kunang-kunang
Inginkan melintasi sudut-sudut berpetualang

Jabatlah tangan sahabat
Apa yang ingin kau kata
Namakukah yang ingin kau tanya
Untuk bermula kanku buka
Atau ingin kutunjukkan saja
Riangnya hatiku teman
Inikah jawab januari berkata

24 des\\09
1+03Zz

MERENGGUTKU LAGI

saat akhirnya harus kutelan
hujanmu juga tak padam
jalan setapak tak kunjung datang
kau hempaskan jua asa malang

di ragaku dirimu hilang...
dalam pekat kerumunan bintang...
yang kudendang bukan senyuman...
lewatimu aku bertahan....

bisakah tetap menatap
walau aku menangis di gerimis
walau aku cerita seribu duka
walau cinta...tak jua menyapa

merenggutku lagi

sudah punah
sudah tenggelam...
hujanmu banjiri hati dalam air mata
terkikis...tak berada
kau tinggalkan begitu saja
sayap daun patah

24 des\'09
1+03Zz

DIMANA TEMAN

DIMANA YANG KAU TAHU
AKU TETAP MENUNGGU
DI MANA KAU DULU
AKU TETAP MENUNGGU
DIMANA KINI AKU BERTEDUH
SELAIN DARI PADAMU
DIMANA ADA KAMU...
HATIMU DAN AKU JAUH

TEMAN JIKA DULU AKU BERJALAN
TELAPAK TANGANMU KUGENGGAM
TEMAN JIKA DULU AKU BERNYANYI
BIBIR MANISMU MENGIRINGI
TEMAN JIKA DULU AKU BERMIMPI
HANYA BERSAMAMU KANKU DAKI

TAK ADAKAH HARAPAN TEMAN
TAK ADAKAH KAU DI SISA NAFASKU
TAK ADAKAH LAGI ...

24 DES\'09
1+03Zz

TENTANG CINTA INI APA?

HAMBAR KAU BILANG
CINTA INI APA…?
MENELAN KAU RENGGUT SUDAH
PENDAM…
PENDAM BUAT JADI PADAM
BIAR AKU HILANG AKAL
INI APA, CINTA…?
MATI SAJA KAU
GALI SENDIRI KUBUR CINTA MU
KATANYA SUDAH TAK BUTUH
JALANKU MASIH JAUH

TAHU APA KAU CINTA…?
BUTA…
GILA…
GOMBAL…
SAMPAH…
YANG MANA…?

DI ATAS KUBERDIRI
DI BAWAH KAKIKU BANYAK DURI
DI BATINKU TERSIKSA PERIH
DIMANA KAU ADA…?
BUAT AKU LUKA
MERAJAMKU DUKA
CINTA, APA INI…?

KAU BUKAN LILIN MENERANGIKU
BUKAN KUNANG-KUNANG MENEMANI DALAM GELAPKU
JUGA BUKAN BINTANG MENGHIASI MALAMKU
BUKAN JUGA…LALU…

SINGGAH…DI HATI
CINTAKAH…?
BERTEDUH…DI MIMPI
CINTAKAH…?
MENDESAH…LIRIH
CINTAKAH…?
SUMPAH…BERJANJI
CINTAKAH…?

TAPI PERGI
TAPI LARI
TAPI MENEPI
TAPI SEMBUNYI

APA CINTA CUMA BISA BEGINI…?

TELAN SAJA NASIBKU
TANDUS SUDAH AIR MATAKU
HAMBAR YANG KURASA
DI SINI KUTERSISA

23 JAN\\’09
1+03Zz

Minggu, 18 Januari 2009

KARENA KAU

KARENAMU KUTEMBUS DUNIA
KARENAMU ADA DAN BAHAGIA
KARENAMU CUKUPKAN CINTA
KARENAMU LEBIH DARI KATA
KARENA KAU LINDUNGIKU
KARENA KAU AKU TENANG
KARENAMU TAK BISING HIDUPKU
KARENA CINTA BAGAIKAN DIRIMU
KARENAMU KUATKAN DIRIKU
KARENA AIR MUKAMU AKU RINDU
KARENA BIAS CINTAMU AKU BERADA
KARENA KAU KEBOHONGAN TAK ADA
KERENA DIRIMU SEMUA JADI BISRU
KARENA HIASAN CINTAMU AKU KAGUM
KARENA KAU SUCI DALAM HATIMU
KARENAMU SEBUAH PERMATA

11 feb'08
1+03Zz

RASA

KETIKA KAU BACA
AKU TAK AHU HATIMU
INI HANYA SEBUAH TUTUR
KAU YANG DISANA
AKU TAK TAHU HATIMU
MUNGKIN SEDIKIT MERABA
AKU TAK BANYAK TAHU
MESKI BEGITU TAK APA
KEIKHLASAN AKAN HATI
CIPTAKAN KESEMPURNAAN
KETULUSAN DENGAN SEJUTA PEMBERIAN
BERIKAN SATU TANDA KEBAHAGIAAN
SANTUN PULA LAH DALAM DEWASA
HADIRKAN SEDIKIT WARNA PADA CAHAYA MATA
BEGAI MELIHAT YANG TAK ADA
BIARKAN DI SANA BERADA
KETENANGAN BUKAN BAGI ORANG YANG BERDUNIA
KEMALANGAN JUGA TIDAK SELALU SYARAT KENISTAAN

RASA ITU HADIR DARI JIWA-JIWA YANG BESAR
RASA ITU TERLAHIR KARENA MENERIMA YANG ADA
SEDIKIT PELUANG PATUTLAH DISYUKURI
SEBALIKNYA RASA KARENA KEBENCIAN LUAR BIASA
RASA YANG TAK SEPANTASNYA ADA
RASA JUGA YANG SEHARUSNYA MUSNAH
KEMALANGAN JUGA ADA DI RELUNG DADA
KAYA AKAN NUANSA BANGGA MENYELIMUTI
LAGI PULA TAK ADA YANG BUATNYA SENDIRI
SEDIH LAGI DATANG MELANDA
SEAKAN JADI TANDA MANUSIA RESAH
BANYAK TERTAWA JUGA JANGAN BERCANDA
BAWA GUNDA MENUJU CERIA
SEDIKITNYA PERIH MERETAS PERIH
MEMBIDIK LANGKAH DI KEHIDUPAN NYATA

11 FEB'08
1+03Zz

Jumat, 16 Januari 2009

MEMETIK CINTA

CUKUPLAH SISAKAN DUKA
KITA BUAT LAGI CERITA
TERBITKAN BERSAMA MATAHARI CERAH
DI TETESAN EMBUN DI KUNCUP MEKAR
MEMBERIKAN NAFAS CINTA
MENYEMAIKAN SARI-SARI BUNGA

MENGHIASI KEBUN MIMPI
TELUSURI BUKIT HARMONI
MENANGKAP LEBHA MADU
MENCURI KENIKMATAN BARU
PADA SARANG RATU
BERWUJUD SEGIENAM-SEGIENAM BERSATU
DIMANA KUSIMPAN HATI
UNTUK MEMBALAS PENGORBANANKU INI
SAMPAI MUTLAK NANTI
DIMANA DOAKU TERCIPTA TUK BERBAGI

CINTA SEJATI TANPA PAMRIH
CINTA YANG BERPENDAR DALAM GELAP
CINTA YANG AGUNG DALAM MORAL
CINTA YANG ALLAH RIDHOI
DI HATI MEREKA-MEREKA YANG SUCI
CINTA YANG TIADA DALAM KEKHILAFAN
CINTA YANG TERTANAM
DALAM KEHALALAN SEMATA

11 JAN'09
1+03Zz

PRIA BERKOPYAH MERAH

PRIA KOPYAH MERAH
KUSEBUT-SEBUT LEWAT TATAPAN MATA
PRIA KOPYAH MERAH
DIA TAK TAHU HATI MERAGU
PRIA KOPYAH MERAH
SORE ITU SUARANYA MENDESING PARAU
PRIA KOPYAH MERAH
MENYAPAKU LEWAK NADA

SEPERTI POHON KELAPA MENJUNTAI TINGGI
BERPARAS EMAS MEMBASUH PERIH
SENYUMNYA LEPAS TAK SEGAN MENARI
PENUH KERINDANGAN DI BALIK HATI

TIAP LANGKAHNYA ADALAH TASBIH
MENGGENGGAM AGAMA YANG HAKIKI

KEKAGUMANKU SERAYA MENGGUNUNG
PRIA KOPYAH MERAH
MENJARINGKU PADA DESAUAN AYAT-AYAT SUCI
PRIA KOPYAH MERAH
JANGAN BUTAKANKU DENGAN NAFSU
CUKUPLAH AKU TERPUKAU
DENGAN KUASA ALLAH YANG TERPAKU

13 JAN'09
1+03Zz

DIRIKU TENTANG CINTA

CINTA TERLALU EGOIS UNTUK DIMILIKI
CINTA TIDAK PANTAS DIPAKSAKAN
CINTA SANGAT LEMBUT TUK DIRASA
CINTA BOLEH DIPENDAM SAMPAI DATANG WAKTUNYA

CINTA PUNYA TAK HINGGA BAHASA
UNTUK SEKEDAR DITAFSIRKAN
CINTA ITU SATU UNTUK SEMUA
CINTA BUKAN NAFSU YANG SERAKAH DAN PENUH AMARAH
CINTA SERING HANYA SELAYANG PANDANG

CINTA MEMERLUKAN KEIMANAN YANG DALAM TUK BERPIJAK

TAPI TERKADANG CINTA MEMILIH TAMPILAN
BUKA HATI DAN KEIMANANNYA
CINTA TAK LEBIH BERARTI DARI DERITA
KERENA MELUKAI KARENA CINTA BISA MEMFITNAH
CINTA LEBIH DIPERCAYA UNTUK KEBENARAN
MESKI KADANG TERBALUT KEBOHONGAN
HINGGA KEKUATAN CINTA SAMPAI MAMPU
MENODAI KEIMANAN DENGAN SEGENGGAM DOSA

11 AGSTS '08

TEMAN AKU INGIN KEMBALI

MEMANG BEGITU KONYOL
MEMINTA UNTUK BERAKHIR
NAMUN TERNYATA SEPERTI MENJILAT LUDAH SENDIRI
UNTUK MEREKA YANG BERBAIK HATI
MANAWARKAN UNTUK BERJALAN SEIRAMA
TERPUTUS SUDAH
SAAT AKU TERKUASAI AMARAH
BUYAR KUCOBA HAMPIR 3 MINGGU
PENYESALAN SELALU MEMBURU DALAM SENYAP
MEMALINGKAN PANDANG TAK JUA AKU BISA
MENAMBAH PUNDI-PUNDI BIMBANG
KARENA HITUNGAN TAK MENGHENTIKAN RASA
KETULUSANNYA MENINGGALKANKU
MENENGGELAMKANKU
MEMBUSUKKAN HARAPANKU
SEMOGA TAK ADA LAGI KEKOSONGAN
YANG PECUMA SAJA TERISI OLEH KEBOHONGAN

TEMAN...
DIRIKU DAN KAMU BEDA
TEMAN...
MAAF AKU BUTA MELIHAT KEKURANGANMU
AKU TULI MENDENGAR KEJUJURANMU
AKU TERLALU SIBUK MENGHIBUR HATIKU
TEMAN...
MEMANG TERABAIKAN MENGERTIKANKU
PERCUMAKAH SELAMA INI MENCOBA
TAPI APAKAH TEMAN SEDIKIT SAJA TAK ADA HIKMAH
TEMAN...
AKU INGIN KEMBALI
BUKAN INGIN MENGHARAP TERLALU BERLEBIH
KARENA AKU TAK PUNYA SETULUS HATI
SEPERTIMU TERHADAP KEKELIRUANKU


DI RUANG YANG SUDAH TERTUTUP PINTUNYA
TERKUNCI RAPAT OLEH MARAHMU
KETUKANKU TAK TERHIRAUKAN OLEHMU
JAUH SANGAT JAUH
TEMAN AKU INGIN KEMBALI
TAK PANTAS KEBAIKANMU TEABAIKKAN BEGITU SAJA
MEMBUATKU PATAH ARANG
TERGOLAK TAK BERDAYA
TERDAMPAR PENUH SESAL

APAKAH TEMAN KAU DENGAR
APAKAH TEMAN KAU PAHAM
APAKAH TEMANBEGITU SAJA
MEMBUATKU BERTAMBAH PARAH TANPA JAWABMU
AKU MENGERTI TEMAN
BETAPA SULIT MENGEMUDIKAN HATIMU
AKU BUTUH WAKTU LAGI BERTAHAN SEPERTI INI

15 JAN '09
1+03zZ

ISRAEL GUDANG TENTARA SETAN

NEGARA YANG TERSELIMUTI ATMOSFER GELISAH
TERJANGKIT SINDROM PUTUS ASA
TERPERANGKAP DI LEMBAH NAUNGAN SETAN

LIHAT SAJA BERGEMING SOK KUASA
BERKACAK PINGGANG MENDENGUS
TERBACA SEKALI DI BALIK HATI
MERISAUKAN SIAPA DIRINYA INI

MERASA KENYANG SETELAH MELAHAP NYAWA
SAUDARANYA PALESTINA
BERSENDAWA SAAT MINUM DARAH
YANG TERPUTUS DARI SYARAF NADI PALESTINA
BERTEDUH DAN MENDENGKUR SESAAT
SETELAH MEMASTIKAN RUMAH TETANGGANYA PORAK PORANDA DI GAZA
BERNAFAS SEPANJANG HARI MEMAKSA SIPIL PALESTINA TEWAS
MENGHANGATKAN TUBUHNYA
DENGAN MANTEL-MANTRL KULIT TEMAN MEREKA TERLANTAR
DAN 3 DERAJAT SETIAP MALAM TANPA PIAMA DI PALESTINA
BERBAHAGIA KAENA PESTA KEMBANG API DI ANGKASA
MENGARAH DI AWAN-AWAN GAZA
BAHKAN PETASAN YANG NYARIS TAK TERSISA
UNTUK MENGUBUR DALAM-DALAM CITA-CITA ANAK PALESTINA

INILAH BUAH KARYA ISRAEL TEENTARA SETAN
IBU-IBU ISRAEL YANG PADAM KASIH SAYANG
AYAH-AYAH IASRAEL YANG KEHILANGAN AKAL
TOKOH AGAMA YANG TERBELI OLEH DUNIA SEMATA
DOKTER-DOKTER ISRAEL YANG TERCABUT ILMUNYA SEKETIKA
PARA ILMUAN ISRAEL MEMBERIKAN OBAT
FOSFOR PUTIH UNTUK CEDERA PALESTINA
TENTARA ISRAEL YANG INGKAR KONFERENSI GENEWA

PANTASLAH BUAT MEREKA
ISRAEL GUDANG TENTARA SETAN

14 JAN '09
1+03zZ

3 JAM SAJA NEGOSIASI NYAWA

BERSETERU DENGAN NYAWA DAN ROH
DIBAYAR DENGAN TUMPAHAN DARAH-DARAH SUCI MERANA
BERGOLAK MELAYANG MENYUSUR MARAH BAHAYA
TERBUNGKUS DI SANA-SINI LUKA
AIR MATA WANITA
JERITAN ANAK-ANAK TERPAKSA MENAHAN TAWA
BERKOBAR-KOBAR HAMAS BELA BANGSA
MEMEKIK DENGAN AIR MUKA PENUH DUKA
DIALAH PALESTINA

PUASKAH KARENA AKAN LEBIH BANYAK LAGI
TERKUBUR TAK BERSALAH
MASIH PUASKAH ANGKA-ANGKA NYAWA TEWAS BERTAMBAH
BELUM PUASKAH KELAPARAN DAN KETAKBERDAYAAN MEREKA
PUASKAH MEMBUNUH KEADILAN UNTUK BAHAGIA
IRONI KETIKA DUNIA BERMALANG RIA
ADA YANG BERPURA BUTA DAN TAK BERSUARA

SIAPA...SIAPA...SIAPA...?
BERHATI NURANI BEGAI SINGA
MEMENDAM DENGKI YANG DIWARISKAN TETUA
MENERUSKAN MISI-MISI ATAS NAMA KUASA
MENUNJUKKAN DISINILAH HAK-HAK MEMBABI BUTA
YANG HANYA MEMBERIKAN 3 JAM SAJA
SEOLAH DERITA PALESTINA SEKEDAR CANDA

3 JAM SAJA BERNEGOSIASI MASALAH NYAWA
3 JAM SAJA ISTIRAHAT TANPA DENTUMAN HEBAT
3 JAM SAJA PALESTINA BERNAFAS DARI KOMA
3 JAM SAJA TANPA MORAL PURA-PURA RELA

SUMPAH ATAS NAMA APA YANG BISA
MENGHALALKAN HAM TERENGGUT SEMENA-MENA
TEROR HANTI GAZA SEPANJANG SIANG MALAM
SAMPAI SPOT JANTUNG TERUS MENERUS TAK TERARAH

08 JAN '09
1+03zZ

Sabtu, 10 Januari 2009

marah

boleh saja rudal pecah kan palestina
boleh saja bom apimu melayang
di atas langit palestina
boleh saja renggut nyawa tentara palestina
boleh saja tanah-tanah kau jarah
boleh saja buta karena seraka

tapi apakah rasa kau punya manusia punah
tapi apa kau hati nurani diam
tapi apa setiap dari mata kita tak membaca
tapi apakah hidup hanya milik mereka

kemanusiaan…dimana
kemanusiaan…dimana
kemanusiaan…dimana
kau langgar karena dusta
kau tutupi karena murka
kau khianati dan kau rampas begitu saja
seperti…dirimu adalah TUHAN bagi segala

10 jan 09

1+03Zz

Jumat, 09 Januari 2009

BOCAH PALESTINA

ummi...
kenapa sekolahku dihancurkan...?
mungkin karena aku harus ikut perang palestina ini
ummi...
katanya di kitab-kitab berbicara...
seorang bayi dia akan diberkahi dengan kefitrahan dan kesucian...
mengapa...mereka terlahir...dan terbunuh ketika semarak bom terjatuh di atasrumah-rumahnya....
ummi...
kenapa aku harus kau tutupi dan kau dekap saat semuanya kacau dan bergemuruh...
ummi apakah aku harus tercipta untuk dapat menyaksikan keadilanku terinjak-injak...begini
ummi...
barang kali setelah ini adalah giliranku

abii...
knapa ada orang membawa senjata... masuk ke rumah kita
apakah abii seorang tawanan
yang telah membunuh banyak orang
abii...
kenapa juga banyak orang yang sekarat
tapi malah kehabisan obat...
apakah negara lain tidak membantu kita...
atau memang ada yang sengaja
ingin melihat kita semua
pribumi palestina terkapar
terkulai tak berdaya....
dan bersorak...atas kekalahan kita...
abii...
bicara...lah..
aku ingin ummi...abii...bicara...
jangan bungkam...
apakah aku harus bertanya...
pada bumi palestina...yang saat ini menangis...
menjerit...
akankah aku bertanya pada seonggok nyawa yang kumiliki...
karena sekedar keyakinanku belaka...

10 JAN 09
1+03ZZ

Selasa, 06 Januari 2009

ALLAH HEAR ME

JIKA SAAT INI AKU BOLEH MEMINTA,ALLAH...
BOLEHKANLAH AKU BERIKAN SEPERCIK HARAPAN
PADA SEMUA ORANG TERKASIH...
JIKA AKU BOLEH MENUKAR SEMUA KEBAHAGIAAN
UNTUK PERJUANGAN YANG TELAH DIGORESKAN
DALAM PENGABDIAN...
JIKA SATU DETIK SAJA
AKU DIBOLEHKAN BERNAPAS
PASTILAH HARAP DAN DO'A TERUA AKU PERSEMBAHKAN...
KETIKA CAHAYAMU HADIR DARI PINTU-PINTU IMAJINASIKU
TERJAWABLAH YANG TERBEBANI
DALAM LELAH...DALAM MIMPI...DALAM TIDUR...
DALAM SETIAP KESENDIRIAN...
KAU MENEMANI...MENERANGIKU...
MENUNTUN...INGATKANKU...
SAAT MENANGIS...SAAT BAHAGIA..SAAT TERJATUH...
BAHKAN MERENGKUHKU...
SAAT TIBA WAKTUKU...
UNTUK MENYUDAHI SEMUA KELUH...KESAH...
LETIH...YANG BERKALI-KALI SINGGAH

TERIMA KASIH UNTUK SEGALA SENYUM LEPAS...
TERIMA KASIH DIPERTEMUKAN
DENGAN ORANG-ORANG TERBAIKMU UNTUKKU
TERIMA KASIH ATAS HIDUPKU...
TERIMA KSAIH KARENA MASIH MENGANGGAPKU...
MESKI SERING KALI KUMELUPAKANMU...
TERIMA KASIH TUK SEGALA KASIH SAYANG TAK TERBATAS
DAN TERUSLAH...MENGASIHIKU DENGAN
KERAHMATANMU...
KERIDHOAANMU...
DAN SEGALA HIKMAH...
UNTUKKU...

07 DES'08
1+03Zz

HUJAN DESEMBER

TAK SEPERTI BIASANYA HUJAN KALI INI
MENGGUYURKU SAMPAI HILANG LAMUNKU
AIR HUJAN JATUH PADA TITIK-TITIK RASAKU
MEMBASAHI DAN MERESAP DALAM
DAN MENEMBUS PERASAAN YANG TERLUKA
PERIHNYA TERUS KURASA
SAMPAI HUJAN DESEMBER
BENAR-BENAR REDA...
MENGALIR PULA AIRNYA
MENUJU PADA SUDUT-SUDUT MUARA PERSEMBUNYIANKU
SAMPAI MENGGENANGI DAN MEMBANJIRI
PANDANGANKU PADA SOSOKNYA ITU...

TAK BERANI KUTEMBUS HUJAN DESEMBER
AKU TAKUT
SAKITNYA AKAN SEMAKIN PARAH
KU BUNGKUS ERAT-ERAT LUKAKU
MESKI BEGITU LAMA AKU MENUNGGU
LETIH TERUS KUTUNGGU HINGGA
SAMPAI SAAT INI PUN AKU TAK BERANI
MUNCUL MENEMUKANMU...

PETIR DI LUAR SANA TERUS MENYAMBAR
TELINGA KIRIKU
DAN BAHWA HAWA DINGINNYA
MEMBUAT BULUKU TEGAK BERDIRI
TERTATIH-TATIH
KUJALANI SETAPAK DEMI SETAPAK
JALAN MENUJU TERANG...
MESKI SEDIKITNYA GERIMIS...
MERATA SEPANJANG JALAN ITU
KAKIKU TERUS KUSIBAKKAN
PADA AIR BANJIR YANG TERGENANG
MENGHALANGINYA MASUK...
KE TEMPAT DIMANA KU BALUT LUKAKU...
MENEMUKAN TAMBATAN HATI DI SANA AKU SINGGAH...
TEMPAT TERAKHIR KUSEMBUHKAN PERIHKU...

14 DES'08
^1+03zZ^

cuRhaT

ASTAGHFIRULLAH...
ASTAGHFIRULLAH...
ASTAGHFIRULLAH...
ALLAH...
TAKKAN ADA YANG MENGGETARKANKU...
TAKKAN ADA YANG BUATKU BIMBANG...
TAKKAN ADA YANG BISA GOYAHKANKU..
KECULAI KAU ALLAH...
INI TERLAMPAU JAUH ...
SANGAT JAUH...
AKU TERLALU MEMBUATKU MENJADI SEMAKIN TAK MENGENALMU...
AKU HILANG ALLAH...
KAU CUMA BERIKANKU SENTUHAN YANG TAK BISA AKU RASA ALLAH...
INI TERLALU JAUH...
ALLAH AKU MENYESAL...
KETIKA TERLALU ..MEMBANGGAKANNYA...
AKU SEGAN MENGINGATNYA SAAT INI ALLAH...
AKU MALU PADAMU...
BISAKAH KUHAPUS RASA SAKIT KETIKA KAU INGATKANKU...
BISAKAH BERIKANKU OBAT TUK MENJADI ORANG YANG LEBIH SEMPURNA...
ALLAH...
TAK KUSANGKA INI MENJADI RISKAN...
INI MENJADI HAMPA...
INI MENJADI YANG TAK BISA KUTERIMA...
AKU INGIN...ALLAH..
KETIKA ESOK HARI....
AKU TIDAK AKAN MENGHILANG SAMPAI AKU TAHU KALAU TAK BOLEH MENGINGATNYA...
TAK BOLEH LAGI HARAPANKU MELEBIHI KEHENDAKMU...
INI TAK BOLEH...
ALLAH...
AKU INGIN SELALU KAU YANG TAHU HATIKU...
AKU INGIN SEMUA TAK SEPERTI INI...
AKU MAU...AKU HANYA TERSENYUM MENATAP LANGIT SAAT EMBUN PAGI MULAI MENETES...
MESKIPIN MENDUNG DI PAGI ITU MENUTUPI SINARMU...
AKU INGIN TAK ADA YANG MERUBAHKU...MENJADI TAK SEPERTI BIASANYA...
ALLAH...TERUSLAH BERSAMAKU...
TAK ADA YANG SALAH BUKAN KARENA INI MEMANG YANG HARUS AKU PEGANG DAN TAKKAN BISA ORANG LAIN RASAKAN...
KARENA HANYA AKULAH ORANG YANG KAU PILIH UNTUK MENYAKSIKAN BETAPA...
TAK BERARTI YANG SELAMA INI AKU INGINKAN...
KARENA TAK ADA YANG BISA MERASAKAN KETIKA TAK CUKUP KUAT UNTUK MERASAKAN BETAPA KAU SEMPURNA...
KARENA TAK ADA YANG BISA....
MENGHILANG SESAAT SETELAH AKU MEMANDANGMU...
ALLAH...
ALLAH...
ALLAH...
AKU TEGAR SEPERTI KAU TETAP MENYENTUH NALURIKU
SETIAP AKU MEMBUKA MATA...
TUNJUKKAN YANG SEHARUSNYA NYATA...
BUKAN SEKEDAR...BELAKA...
YANG SEMESTINYA...
BUKAN HANYA...YANG BAHAGIA...
YANG MUNGKIN HARUS TERJADI BUKAN DALAM BENTUK KEPASRAHAAN...
DAN TERLAMPAU TAK BERARTINYA DIRIKU INI....


20 Dec'08
1+03Zz

KALAU SAJA




kalu saja sayapku takkan patah
pasti kuraih ketika kau terbang dalam putus asa
kalau saja aku bisa lari secepat cita...
mungkin boleh kubawa kau ke sebuah lembah
kalau saja aku seorang ahli bedah...
kan ku ambil...hati...dalam cinta
kalau saja masih kau terus bertanya
apakah belum bisa kau tebak dengan rasa

haruskah..terbuang sia-sia
yang kutorehkan dalam selembar cinta
masih disana terbungkus duka
yang selalu gunda gulana
janjimu hanya dengan setangkai pelepah
terbuang tanpa makna
ataw...dalam sekali panah
membidik dan begitu cepat punah

sayangnya dikau
kalau saja ...
rindunya dikau
kalau saja...
rasa kehilangan dikau
kalau saja...
benci dikau
kalau saja...
murkaku dikau
kalau saja...

tapi entah...
diriku masih berharap
tapi entah...
diriku terus meminta
tapi entah...
diriku sendiri berbicara dalam kata


08 des'09
1+03Zz


Minggu, 04 Januari 2009

CUpiD TaNPa aSmaRa

Terukirkan batu...pualam...
Berceritakan...burung terbang...
Seperti....aku melayang dalam sangkar
Sebatas rendah saja aku bertengger

Dahan kayu yang terpotong tanpa cabang
Di sana aku bersimpuh lelah
Tak bisa keluar dari jerembabnya fana
Terkekang tanpa daya...
Amarah pun seraya sirna tanpa seberkas kata

Begitu lenyaplah sudah yang bersemayam di hati...
Tanpa cinta lagi
Aku bernafas...
Tanpa hingar bingar dunia lagi
Aku...menatap lemas
Tanpa berkelana jauh
Aku mencari...
Tak tersisa sekedar puing saja
Haus akan isyarat cinta yang gersang...

Berapa kilo harus didaki tanpa tali...
Melewati tebing curam ditelan oleh panasnya mentari...
Seberapa aku harus percaya pada...bisik cinta...
Yang aku tahu hanya sekedar dusta...

Tak bisa ku lihat...bagian belakang dari kepalaku...
Tak bisa ku julurkan satu tangan untuk melingkar di perutku...
Kedua mataku tak bisa melirik yang ada di lain tempat...
Kecuali sebatas pandanganku...

Hanya yakinku padamu...
Hanya kepekaan dalam batinku...
Hanya rindang dan subur cinta...bersemayam
Tapi aku tak memilikinya lagi...
Lenyap sudah yang ku genggam
Menembus sangkar...
Sangkar ini...membentengiku...
Tak kan bisa kuraih lagi

05 jan'09
1+03Zz






Mengenai Saya

Foto saya
apa ya... nothing dech... just smile in the morning aja

Pengikut