kaidahnya memanggil tapi aku tak berani berjabat
bukan dia yang menatap
tapi hilangnya pasti meratap
kuungkit masa yang sudah sudah
maka aku tak begitu lupa
kehilangan sama dengan nyawa yang meregang
lalu degup berhamburan kala aku menyapa
tapi aku ingin menyapa
bolehkan hatiku terisi untuk kesekian kali
bukankah kesempatanku punya
pertaruhanku nyali melanda
terjatuh lagi tak kan puaskah
lalu semburat kemana mana
warna warninya nestapa
kuhela panjang masih cukup terngiang
seolah panutanku berkaca
kujabat lalu pergi bagaimana
kusebut biar bayu mengiringi
takutku lebih jago untuk menangkis
tapi terus bingung terhitung
sambil menunjuk kancing baju
jadikah aku menjadi nyata untukmu
24 feb 09
1+03Zz

Tidak ada komentar:
Posting Komentar