saat akhirnya harus kutelan
hujanmu juga tak padam
jalan setapak tak kunjung datang
kau hempaskan jua asa malang
di ragaku dirimu hilang...
dalam pekat kerumunan bintang...
yang kudendang bukan senyuman...
lewatimu aku bertahan....
bisakah tetap menatap
walau aku menangis di gerimis
walau aku cerita seribu duka
walau cinta...tak jua menyapa
merenggutku lagi
sudah punah
sudah tenggelam...
hujanmu banjiri hati dalam air mata
terkikis...tak berada
kau tinggalkan begitu saja
sayap daun patah
24 des\'09
1+03Zz

Tidak ada komentar:
Posting Komentar