terdiam menelan rasa
dan kenikmatan akan asa, lenyap sudah...
tak karuan menghiasai rona wajah
sedangkan banyak makna...tanpa kata, tergambar
sejenak aku temukan aku sedang meninggi
diantara aliran darah, aku sesak
kacau aku berbisik sendiri
hanya aku terbius tak berkutik menanyakan apa yang terjadi
tapi inilah hidup yang terjadi
aku katakan lain
tapi begitu perih....dan menggerimisi hatiku sendiri
mencoba menjahit hati dengan gulita
hanya dengan derasnya hujan
bukan siang dengan cerah
badai pun menyeringai
meski di hadapan bukanlah lautan
berhakkah daku kecewa
karena hampir tak ada kata-kata yang indah
berhakkah aku meminta untuk tetap meminta
berhakkah aku....
kecewa mendekam dengan hujan
seraya berkecap
berhakkah aku kecewa
14 feb '10
1+03Zz
dan kenikmatan akan asa, lenyap sudah...
tak karuan menghiasai rona wajah
sedangkan banyak makna...tanpa kata, tergambar
sejenak aku temukan aku sedang meninggi
diantara aliran darah, aku sesak
kacau aku berbisik sendiri
hanya aku terbius tak berkutik menanyakan apa yang terjadi
tapi inilah hidup yang terjadi
aku katakan lain
tapi begitu perih....dan menggerimisi hatiku sendiri
mencoba menjahit hati dengan gulita
hanya dengan derasnya hujan
bukan siang dengan cerah
badai pun menyeringai
meski di hadapan bukanlah lautan
berhakkah daku kecewa
karena hampir tak ada kata-kata yang indah
berhakkah aku meminta untuk tetap meminta
berhakkah aku....
kecewa mendekam dengan hujan
seraya berkecap
berhakkah aku kecewa
14 feb '10
1+03Zz

puisi yg mengharukan, smg kecewa kan segera berakhir dgn kebahagiaan ..
BalasHapusalhamdulillah, berakhir dg sgt indah heheh,..
BalasHapus