satu masa bercengkrama
bersenandung dan menggoreskan secarik larik
malam yang bernafas perlahan menjadi sunyi
senyap cahaya bulan pun meninggi...
tentang kegelisahannya kutangkap
tentang rasio-rasio yang membelitnya
tentang pertanyaanmu aleydien
wacananya begitu tersirat
keterasingan dibalik kebekuan
merajai satu malam di benakmu
aku tak tahu
tapi aku berhak untuk bertamu
pada siapa saja yang mengeluh
lantaran satu malam tak cukup menina bobokanmu
maka sendunya hatimu membumbung jauh
keras-keras bergumul pada diri
terpaku benalu dipinggir aspal terpaku
bukan cinta bukan sayang bukan apa dan siapa
yang kurasa kau hanya merindu saja
ya, ku katakan merindu...
aleydien begitu merindu
dia begitu bebas
tapi pandangannya lepas
tegar berpijak
tapi tersaruk-saruk pada kepayauan
sahabat cinta teman keluarga berpesta
tapi pora rianya tak terasa menghangatkan
kerena kerinduan yang dalam begitu mengharukanya
belum ia dapatkan
hakikinya sang khalik belumlah ia pegang
kerinduan belaian pencipta sulit mengetuknya
aleydien yang merindu
pada bisikan jiwa
langkahnya tetap durja
sampai kesekian kali bisa ia temukan
dan ia terus menari...
sampai tak bisa merasai
bagaimana tanganNya membelai jiwa...
16 jul '09
1+03Zz
bersenandung dan menggoreskan secarik larik
malam yang bernafas perlahan menjadi sunyi
senyap cahaya bulan pun meninggi...
tentang kegelisahannya kutangkap
tentang rasio-rasio yang membelitnya
tentang pertanyaanmu aleydien
wacananya begitu tersirat
keterasingan dibalik kebekuan
merajai satu malam di benakmu
aku tak tahu
tapi aku berhak untuk bertamu
pada siapa saja yang mengeluh
lantaran satu malam tak cukup menina bobokanmu
maka sendunya hatimu membumbung jauh
keras-keras bergumul pada diri
terpaku benalu dipinggir aspal terpaku
bukan cinta bukan sayang bukan apa dan siapa
yang kurasa kau hanya merindu saja
ya, ku katakan merindu...
aleydien begitu merindu
dia begitu bebas
tapi pandangannya lepas
tegar berpijak
tapi tersaruk-saruk pada kepayauan
sahabat cinta teman keluarga berpesta
tapi pora rianya tak terasa menghangatkan
kerena kerinduan yang dalam begitu mengharukanya
belum ia dapatkan
hakikinya sang khalik belumlah ia pegang
kerinduan belaian pencipta sulit mengetuknya
aleydien yang merindu
pada bisikan jiwa
langkahnya tetap durja
sampai kesekian kali bisa ia temukan
dan ia terus menari...
sampai tak bisa merasai
bagaimana tanganNya membelai jiwa...
16 jul '09
1+03Zz
thank's
inspired by...my friends aleydien

thanks 4 your coment in my blog...but aku jgn dibilang senior ah...jadi malu..aku blm ada apa2nya..masih belajar...tpi klo cupid nanya..Insya Allah aku bantu..tapi semampu aku lo ya..
BalasHapusasik baca puisi disini..
BalasHapuspenyusunan kata dan kalimat puisinya bagus pid...aku belum tentu bisa seperti km...
BalasHapus